Ekonomi

DPRD Samarinda Tagih Kontribusi BTN untuk Ekonomi Kota dan Program Perumahan

Teks: Anggota Komisi II DPRD Samarinda Viktor Yuan saat memberikan keterangan pers, Kamis 7/5/2026. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – DPRD Kota Samarinda mulai mendorong keterlibatan perbankan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) hingga program perumahan bagi masyarakat dan pegawai pemerintahan.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda Viktor Yuan mengatakan DPRD ingin memastikan kehadiran perbankan di Samarinda benar-benar memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat, bukan sekadar menjalankan layanan perbankan biasa.

“Kita rapat dengan Bank BTN untuk memastikan keterlibatan bank dalam pembangunan Kota Samarinda, terutama manfaat kehadiran BTN di Samarinda, baik kerja sama dengan pemerintah maupun dengan UMKM,” ujarnya usai Rapat Dengar Pendapat, Kamis 7 Mei 2026.

Sektor UMKM menjadi salah satu perhatian utama karena dinilai berperan besar dalam menjaga perputaran ekonomi daerah. Karena itu, DPRD meminta perbankan lebih aktif membuka akses pembiayaan dan program pendampingan usaha.

“Supaya para UMKM bisa berjalan dan perputaran uang di Samarinda juga bisa maksimal. Kita ingin ekonomi daerah ini bergerak dan salah satu penyangganya memang sektor usaha masyarakat,” katanya.

Rapat Dengar Pendapat tersebut bukan hanya dilakukan dengan BTN, tetapi juga melibatkan sejumlah bank lain yang memiliki aktivitas di Samarinda. DPRD ingin memetakan sejauh mana kontribusi perbankan terhadap pembangunan daerah.

“Ada beberapa bank juga yang kita undang. Tadi sebelumnya Mandiri KCP Kesuma Bangsa Samarinda dan sekarang BTN Samarinda,” jelasnya.

Selain membahas UMKM, Viktor menyinggung peluang kerja sama sektor perumahan, terutama program pembiayaan rumah bagi pegawai di lingkungan DPRD Samarinda maupun masyarakat berpenghasilan tetap.

BTN selama ini dikenal memiliki program pembiayaan perumahan yang cukup kuat dan bisa dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan hunian masyarakat.

“Contohnya saja program perumahan. BTN punya program dengan pegawai-pegawai yang ada di DPRD Samarinda. Ini yang kita dorong supaya bisa berjalan baik,” ucapnya.

DPRD Samarinda, lanjut Viktor, berharap komunikasi antara legislatif dan pihak perbankan tidak berhenti pada forum audiensi semata, tetapi berlanjut dalam bentuk program nyata yang dirasakan masyarakat.

“Mudahan ke depan bisa terjalin kerja sama yang baik dengan legislatif, terutama yang berkaitan dengan ekonomi masyarakat dan pembangunan di Samarinda,” katanya.

Related posts

Volume Transaksi Lintas Negara Diperkirakan Akan Tumbuh

Muhammad

Distribusi Lapak Pasar Pagi, Disdag Samarinda Rilis 47 Nama Tahap Keempat

Sahal

Selada Hidroponik Tumbuh Segar di Dam Pleret 1904 Pasuruan

Sahal