Pasuruan

Dispendikbud Pasuruan Perkuat Karakter Pelajar dengan Sejarah dan Budaya Lokal

Teks: Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Lucky Danardono Beserta Jajarannya (Natmed.id /Sahal )

Pasuruan, Natmed.id – Peringatan Hari Jadi ke-340 dimanfaatkan Pemerintah Kota Pasuruan untuk memperkuat pendidikan karakter pelajar melalui pengenalan sejarah dan budaya daerah, Minggu 8 Febuari 2026.

Momentum hari jadi kota diisi berbagai kegiatan, termasuk kirab budaya yang melibatkan pelajar dan masyarakat. Pemerintah daerah menjadikan rangkaian tersebut sebagai sarana pembelajaran langsung di luar ruang kelas.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Lucky Danardono mengatakan kegiatan budaya memberi ruang bagi siswa memahami identitas daerah. Menurut dia, keterlibatan pelajar dalam peringatan hari jadi menjadi bagian dari proses pendidikan.

“Momentum ini menjadi kesempatan mengenalkan sejarah, budaya, dan nilai kebersamaan kepada generasi muda agar mereka memiliki kebanggaan terhadap Kota Pasuruan,” ujar Lucky.

Ia menjelaskan, pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter. Nilai toleransi, kebersamaan, dan tanggung jawab dinilai penting sebagai bekal menghadapi perubahan zaman.

Dispendikbud, kata dia, mendorong sekolah mengintegrasikan budaya lokal dalam kegiatan pembelajaran dan aktivitas siswa. Langkah itu dilakukan agar pelajar tetap mengenal akar tradisi di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi.

“Generasi muda harus siap menghadapi perkembangan zaman, namun tetap memahami jati diri dan budaya daerahnya,” katanya.

Salah satu guru SMP di Kota Pasuruan, Siti Aminah menyatakan kegiatan budaya membantu siswa memahami sejarah secara kontekstual. Ia menilai pengalaman langsung memberi dampak lebih kuat dibandingkan pembelajaran teori semata.

“Kegiatan seperti kirab budaya membuat siswa lebih mudah memahami nilai sejarah dan budaya yang selama ini dipelajari di sekolah,” ujarnya.

Pemerintah Kota Pasuruan berharap peringatan Hari Jadi ke-340 menjadi momentum memperkuat sinergi dunia pendidikan dan pelestarian budaya, sekaligus menyiapkan generasi yang memiliki pengetahuan, karakter, dan kesadaran terhadap identitas daerah.

Related posts

Satlantas Polres Pasuruan Petakan Perlintasan KA Rawan Jelang Nataru 2025–2026

Sahal

Pemkab Pasuruan Gandeng UINSA Perkuat Layanan RSUD Bangil

Sahal

TKD Turun 24,66 Persen, Pemkab Pasuruan Fokus ke Layanan Dasar

Sahal

Leave a Comment