Pendidikan

Darlis Sebut Cerdas Cermat PANdai Kaltim Bentuk Kontribusi PAN Bagi Pendidikan

Teks: Ketua MPP PAN Kaltim,Darlis Pattalongi,usai Pembukaan PANdai 2026, Selasa,10/3/26 (Natmed.id/Aminah)

Samarinda,Natmed.id-Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN Kaltim Darlis Pattalongi, mengatakan  bahwa kegiatan PANdai 2026, bukan hanya sekadar memenuhi agenda organisasi, akan tetapi bentuk kontribusi PAN dalam pengembangan pendidikan keislaman bagi pelajar.

“Kegiatan ini adalah bagian dari bagaimana PAN di Kalimantan Timur ingin memberikan sumbangsih dalam pengembangan wawasan keislaman bagi putra-putri kita,” ujar Darlis usai pembukaan PANdai Kaltim 2026, Selasa,10 Maret 2026.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah sekolah dan pondok pesantren yang mengirimkan peserta dalam kompetisi tersebut. Di antaranya Pesantren Tahfidzul Qur’an Mutiara Shirothol Mustaqim, Pondok Pesantren Al-Wa’id Samarinda, Pondok Pesantren Al-Mujahidin Balikpapan dan MAN 2 Samarinda.

“Jadi kami mengapresiasi terhadap sekolah yang pada hari ini ambil bagian di PANdai 2026,”urainya.

Meskipun kegiatan ini digelar secara mendadak dan dengan jumlah peserta terbatas, semangat pembinaan generasi muda tetap menjadi tujuan utama.

“Kita berharap kegiatan ini bisa memperkokoh landasan wawasan keislaman siswa. Walaupun tahun ini juaranya hanya sampai tingkat provinsi, mudah-mudahan ke depan bisa lebih besar lagi,” katanya.

Ia mengakui, sebenarnya masih ada waktu untuk mengirimkan peserta ke Jakarta jika dipaksakan. Namun biaya tiket yang melonjak hingga jutaan rupiah serta jadwal perjalanan yang tidak memungkinkan menjadi pertimbangan utama panitia.

“Tiket untuk besok bahkan ada yang sampai Rp7 juta dengan transit. Ada juga yang sampai Rp15 juta. Kalau berangkat mungkin bisa, tapi pulangnya tidak bisa karena mendekati Lebaran,” jelasnya.

Karena itu, DPW PAN Kaltim memutuskan pemenang lomba tahun ini cukup ditetapkan di tingkat provinsi. Panitia berharap kompetisi ini dapat menjadi awal tradisi kegiatan pendidikan dan dakwah bagi pelajar di daerah.

Related posts

Mahasiswa dan Pelajar Harus Paham Peluang dan Risiko Teknologi Digital

Sahal

Diisukan Gampang Masuk Sulit Lulus, Begini Tanggapan Wakil Rektor UT

Aminah

Neni Resmikan Simpel Jago, Isinya Kuota Gratis, TV Lokal dan LKS

natmed