Samarinda

Andi Harun Sebut Zakat Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Integritas

Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun Saat Diwawancara Pada Rabu 4/3/2026 (Natmed.id/Sukri)

Samarinda, Natmed.id – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan bahwa rangkaian kegiatan keagamaan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, termasuk pembayaran zakat bersama, bukan sekadar pemenuhan tradisi tahunan di bulan suci Ramadan.

Teks: Buka Bersama dan Samarinda Berzakat Yang Dihadiri Jajaran Pemerintahan Kota Samarinda (Natmed.id/Sukri)

Lebih dari itu, momentum ini harus dimaknai sebagai upaya kolektif untuk memperkuat nilai-nilai spiritual yang berujung pada peningkatan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Andi Harun menyampaikan bahwa esensi dari ibadah zakat dan puasa adalah membentuk karakter manusia yang bertakwa.

Ketakwaan tersebut, menurutnya, harus bertransformasi menjadi integritas yang kokoh dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Tujuan utamanya adalah memperkuat ukhuwah kita semua, terutama di jajaran pemerintah kota. Namun yang terpenting, puasa harus melahirkan ketakwaan, dan ketakwaan itu harus melahirkan integritas,” tegas Andi Harun di Gor Segiri Samarinda, Rabu, 4 Maret 2026.

Andi Harun menjelaskan bahwa integritas merupakan mata uang yang paling berharga bagi seorang penyelenggara negara. Ia menekankan bahwa profesionalisme saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan kejujuran dan dedikasi tinggi kepada masyarakat.

Dengan integritas yang kuat, setiap kebijakan pembangunan yang dirancang oleh Pemkot Samarinda diharapkan dapat terlaksana dengan transparan dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan rakyat.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh elemen pemerintah, mulai dari pimpinan tinggi hingga staf di tingkat kelurahan, memiliki kesadaran moral yang sama. Zakat mengajarkan kita tentang kepedulian sosial dan kejujuran dalam mengelola apa yang menjadi hak orang lain,” tambahnya.

Melalui penguatan aspek spiritual ini, Andi Harun berharap kinerja birokrasi di Samarinda semakin solid dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

Ia meyakini bahwa ASN yang memiliki integritas tinggi akan lebih peka terhadap persoalan di lapangan dan lebih cepat dalam memberikan solusi bagi kebutuhan publik.

Kegiatan ini ditutup dengan penunaian zakat, yang diharapkan dapat menjadi teladan bagi seluruh masyarakat Samarinda untuk turut berbagi di bulan yang penuh berkah ini, sekaligus menjadi pengingat bagi para abdi negara untuk tetap teguh menjaga amanah dalam melayani masyarakat.

Related posts

Wawali Bedah Arah Pembangunan Samarinda 2027, Fokus Keberlanjutan Probebaya

Sukri

Tak Hiraukan Physical Distancing, Masyarakat Mulai Memadati Mal di Samarinda

natmed

Mayday, Gabungan Aliansi Mahasiswa Kembali Tolak UU Cipta Kerja

natmed