Samarinda, Natmed.id – Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud enggan menjawab pertanyaan wartawan usai Aksi 21 April, Selasa malam.
Setelah massa aksi memadati gerbang kantor sejak pagi hingga malam hari, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud akhirnya muncul di hadapan publik sekitar pukul 20.00 Wita.
Pantauan di lapangan menunjukkan Rudy Mas’ud keluar dari gedung utama Kantor Gubernur dengan langkah terburu-buru menuju Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Kaltim yang masih berada dalam satu kompleks perkantoran.
Tidak sendirian, ia tampak dikelilingi oleh barisan pejabat dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) serta pengawalan ketat dari petugas keamanan.
Meskipun hari telah gelap, sejumlah awak media yang masih bertahan di lokasi segera mencoba mencegat Rudy Mas’ud untuk dimintai tanggapan usai aksi.
Upaya konfirmasi terus dilakukan untuk mendapatkan kejelasan terkait sikap pemerintah terhadap poin-poin tuntutan massa aksi yang telah menyuarakan aspirasinya selama berjam-jam.
Beberapa pertanyaan krusial dilontarkan oleh para jurnalis, mulai dari respons kebijakan hingga alasan ketidakhadiran gubernur di tengah-tengah demonstran sepanjang hari.
“Tanggapannya, Pak Gubernur, atas demo hari ini?” cecar salah seorang jurnalis.
Pertanyaan lain mengenai kekecewaan massa yang merasa diabaikan juga sempat diteriakkan ke gubernur. Namun, hingga langkah kaki Rudy Mas’ud melewati gerbang rumah jabatan, tidak ada satu patah kata pun yang keluar dari mulut Rudy Mas’ud maupun jajaran pejabat OPD yang mendampinginya.
Hingga rombongan gubernur menghilang di balik pintu rumah jabatan, suasana di area kompleks masih dijaga ketat oleh petugas keamanan.
Sikap tertutup dari pucuk pimpinan Kaltim ini meninggalkan tanda tanya besar bagi publik mengenai langkah selanjutnya yang akan diambil pemerintah provinsi dalam merespons gejolak sosial yang terjadi di Samarinda hari ini.
“Nanti dengan Bu Sekda ya,” jawab Rudy singkat.
Informasi terakhir menyebutkan bahwa massa berangsur membubarkan diri dengan rasa kecewa, sementara pihak Pemprov Kaltim belum merilis pernyataan tertulis resmi untuk menanggapi situasi yang berkembang hingga malam ini.
