Samarinda, Natmed.id – Wali Kota Samarinda Andi Harun memberi jaminan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) serta kesiapan infrastruktur pendukung menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Wali Kota, Andi Harun menegaskan bahwa sinergi lintas sektoral telah diperkuat untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan mobilitas masyarakat di akhir bulan suci Ramadan.
Pemerintah Kota Samarinda bersama Satgas Pangan telah melakukan audit lapangan dan koordinasi intensif dengan para distributor guna memastikan rantai pasok tetap terjaga dari gangguan spekulasi pasar maupun hambatan distribusi.
Andi Harun memaparkan bahwa berdasarkan data terkini, secara umum ketersediaan bahan pangan di Samarinda berada pada level yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga hari raya dan beberapa pekan setelahnya.
Namun, dia juga mengungkapkan adanya perhatian khusus pada salah satu komoditas yang menunjukkan anomali pergerakan stok.
“Alhamdulillah, secara umum stok bahan pokok kita di Samarinda dalam kondisi stabil dan mencukupi. Memang ada sedikit catatan pada komoditas jagung yang saat ini sedang didalami lebih lanjut oleh Satgas Pangan untuk melihat apakah ini kendala di tingkat distribusi atau faktor lainnya,” ujar Andi Harun.Usai menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Mahakam 2026 di Polresta Samarinda pada Senin, 9 Maret 2026.
Mantan legislator Karang Paci itu juga menambahkan bahwa jika ditemukan adanya praktik penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar di luar batas kewajaran, Pemerintah Kota Samarinda tidak akan ragu untuk menggelar operasi pasar secara masif di titik-titik pemukiman warga.
Dalam aspek pengamanan dan kenyamanan pemudik, Andi Harun memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiasi Polresta Samarinda dalam menyiagakan 10 posko strategis di seluruh penjuru kota.
Salah satu inovasi yang didukung penuh oleh pemerintah daerah adalah penempatan Pos Pelayanan Terpadu di kawasan Taman Samarendah yang dinilai lebih representatif dan mudah diakses oleh warga yang membutuhkan bantuan darurat maupun informasi perjalanan.
Selain sektor darat, Wali Kota Andi Harun memberikan penekanan khusus pada kelaikan dan keamanan transportasi air di Pelabuhan Samarinda. Mengingat posisi Samarinda sebagai hub logistik bagi wilayah hulu Mahakam, keamanan moda transportasi ini menjadi sangat krusial.
“Kita telah memastikan semua moda transportasi. Terutama transportasi air di bawah koordinasi KSOP, karena itu merupakan jalur vital logistik dan penumpang bagi saudara-saudara kita di wilayah Kutai Kartanegara, Kutai Barat, hingga Mahakam Ulu yang sangat bergantung pada arus distribusi dari Samarinda,” tegasnya.
Menutup keterangannya, Andi Harun mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan proporsional. Ia mengingatkan bahwa fenomena panic buying justru sering kali menjadi pemicu utama fluktuasi harga yang merugikan masyarakat sendiri.
Pemerintah Kota Samarinda juga terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk menjamin kelancaran pasokan BBM di setiap SPBU, guna menghindari antrean panjang yang berpotensi memicu ketidaktertiban di jalan raya.
“Masyarakat Samarinda silakan menyambut hari kemenangan dengan sukacita, namun tetap tenang. Pemerintah akan terus hadir di lapangan setiap hari untuk memantau harga, memastikan distribusi logistik pangan tidak terhambat, dan menjamin keamanan warga selama masa mudik maupun balik nanti,” pungkas Andi Harun.
