Politik

Pasar Tani PKS Pangkas Rantai Distribusi, Petani dan Konsumen Diuntungkan

Teks: Suasana Pasar Tani PKS di Samarinda (Dok/Natmed.id)

Samarinda, Natmed.id – Program Pasar Tani yang digagas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dinilai mampu menjadi solusi konkret bagi persoalan distribusi hasil pertanian di daerah.

Teks: Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Arif Kurniawan (Dok/Natmed.id)

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Samarinda Arif Kurniawan mengatakan Pasar Tani memberi ruang bagi petani untuk menjual hasil produksinya secara langsung tanpa perantara.

“Saya prinsipnya sangat mendukung Program Pasar Tani PKS ini. Dari sisi ekonomi, ini memotong rantai distribusi sehingga petani bisa menjual langsung ke konsumen dengan harga yang lebih adil,” ujar Arif saat dihubungi, Selasa 17 Februari 2026.

Selama ini petani kerap dirugikan oleh panjangnya jalur distribusi yang melibatkan banyak pihak. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya harga jual di tingkat petani, sementara harga di konsumen tetap tinggi.

“Petani jadi tidak terlalu bergantung pada tengkulak. Di sisi lain, masyarakat juga bisa mendapatkan harga yang lebih murah karena distribusinya lebih pendek,” katanya.

Pasar Tani PKS mulai dilaksanakan di Kalimantan Timur (Kaltim) dengan Samarinda dan Bontang sebagai dua daerah awal. Program ini merupakan bagian dari peluncuran nasional Pasar Tani PKS yang berlangsung pada 14–15 Februari 2026.

Kepala Bidang Tani DPD PKS Kaltim Agus Mulawarman menjelaskan Pasar Tani dirancang sebagai pasar insidental yang mempertemukan langsung petani binaan dengan masyarakat.

“Produk yang dijual benar-benar dari petani. Ada sayur-sayuran, jamu, ikan hidup, hingga olahan seperti ikan marinasi dan siap goreng,” ujarnya.

Di Samarinda, Pasar Tani digelar di kawasan Jalan M Yamin, sementara di Bontang dilaksanakan di kantor DPD PKS setempat. Pelaksanaan awal melibatkan sekitar 25 stan dengan respons masyarakat yang cukup tinggi.

“Banyak produk habis terjual dan pedagang minta difasilitasi lagi,” kata Agus.

Ke depan, Pasar Tani PKS ditargetkan digelar rutin minimal sebulan sekali dan akan diperluas ke sejumlah daerah lain di Kaltim setelah Lebaran, seperti Kutai Kartanegara, Balikpapan, Berau, Kutai Timur, Paser, dan Penajam Paser Utara, Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

Related posts

Komisi lll DPRD Bontang Rancang Perda Pemberdayaan Lembaga Adat

natmed

Gelar Rakerwil, PAN Kaltim Targetkan 1 Kursi DPR RI dan 8 Kursi DPRD Provinsi

Aminah

Brigjen Dendi Suryadi Siap Melangkah di Politik, Istri Beri Dukungan Penuh

Intan

Leave a Comment