Kalimantan Timur

Warga Berharap Program Takjil Gratis Pemprov Kaltim Berlanjut

Teks: Karyawan Faznet, Ihsan saat diwawancarai pasca mendapat takjil gratis, Kamis,26/2/26 (Natmed.id/Abdi)

Samarinda, Natmed.id – Langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) di bawah komando Gubernur Rudy Mas’ud yang menginisiasi pembagian takjil gratis mendapat apresiasi luas dari masyarakat.

Program ini hadir sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Bagi sebagian orang, sebungkus takjil mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi para pekerja lapangan dan warga yang masih terjebak dipadatnya lalu lintas menjelang berbuka, bantuan ini memiliki makna yang mendalam.

Ihsan, seorang karyawan Faznet yang berdomisili di wilayah Sambutan, adalah salah satu warga yang merasakan manfaat langsung program ini.

Saat sedang menempuh perjalanan pulang kerja pada Kamis, 26 Februari 2026, langkahnya terhenti oleh kerumunan warga yang mengantre dengan tertib.

“Senang dan bahagia rasanya, apalagi ini momennya tepat di bulan Ramadan. Saya tadi kebetulan lewat saja sepulang kerja, lihat ada pembagian, lalu ikut mengantre,” ujar Ihsan.

Menurutnya, inisiatif semacam ini sangat positif jika dilakukan secara intensif selama bulan suci, mengingat Ramadan adalah waktu terbaik untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan rakyat melalui aksi berbagi.

Selain itu, kisah yang lebih menyentuh datang dari Ati, seorang pengemudi ojek online yang sehari-harinya berjuang di jalanan Samarinda.

Bagi pekerja sektor informal seperti Ati, kondisi ekonomi saat ini terasa kian menghimpit. Pendapatannya yang tidak menentu seringkali tidak sebanding dengan meroketnya harga kebutuhan pokok.

“Sembako makin mahal, sementara pendapatan kadang cuma dapat dua puluh ribu kalau lagi sepi. Belum lagi urusan bayar sewa rumah,” keluh Ati dengan nada getir.

Ati mengaku awalnya hanya penasaran melihat keramaian di pinggir jalan. Dalam benaknya, ia sempat berharap ada pembagian sembako, namun ia tetap bersyukur dan bangga atas perhatian pemerintah melalui takjil gratis ini, terutama karena selama ini ia belum pernah tersentuh oleh program bantuan sosial lainnya.

Antusiasme warga ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat sangat membutuhkan program-program sosial yang menyentuh lapisan bawah secara langsung.

Harapan besar digantungkan kepada Pemprov Kaltim agar kegiatan serupa tidak hanya menjadi agenda musiman, tetapi bisa berkembang menjadi program berkelanjutan yang menjangkau lebih banyak warga prasejahtera.

Respon positif dari berbagai elemen masyarakat ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud melalui aksi nyata di lapangan mampu memberikan dampak psikologis yang positif, yakni rasa diperhatikan oleh pemerintah daerah di tengah masa-masa sulit.

Related posts

Isran Komitmen Akan Tetap Perjuangkan Nasib Tenaga Honorer Meski Tak Lagi jadi Gubernur

Intan

Temu Bisnis Tahap VI Diharapkan Tingkatkan PDN

Arifanza

Duka KMP Muchlisa, Rudy Mas‘ud Serahkan Santunan Kepada Keluarga Korban

Nanda