Pasuruan, Natmed.id – Wali Kota Pasuruan H Adi Wibowo bersama Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan Kota Pasuruan melakukan monitoring pelaksanaan Program Prime (Pasuruan Integrated Management Education) di empat sekolah, Sabtu 24 Januari 2026.

Monitoring dilakukan di TK Pembina Purworejo, SD Katolik Sang Timur, SMP Negeri 1 Pasuruan dan SDN Mandararejo 2. Kegiatan ini bertujuan memastikan implementasi program berjalan sesuai dengan konsep penguatan karakter dan mutu pendidikan.
Adi Wibowo menyampaikan bahwa Kota Pasuruan merupakan daerah yang menjunjung nilai keberagamaan. Nilai tersebut, menurut dia, perlu ditanamkan sejak dini melalui lingkungan sekolah.
“Program Prime harus diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, bukan hanya sebatas konsep formal,” ujar Adi Wibowo saat ditemui di sela kegiatan monitoring.
Ia menegaskan, sekolah didorong memiliki keunggulan masing-masing tanpa meninggalkan target prestasi akademik. Penguatan karakter, kepedulian sosial dan lingkungan menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.
Adi Wibowo juga menyoroti pentingnya penguasaan sains dan teknologi sebagai bagian dari investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, hasil pembangunan pendidikan membutuhkan proses berkelanjutan.
“Pembangunan fisik bisa langsung terlihat, tetapi pembangunan sumber daya manusia memerlukan konsistensi dan waktu,” katanya.
Program Prime turut menekankan penguatan kemampuan bahasa, meliputi Bahasa Jawa, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Mandarin, serta penguatan moderasi beragama sebagai ciri khas Kota Pasuruan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pasuruan Lucky Danardono mengatakan pihaknya terus memantau penerapan Program Prime di seluruh satuan pendidikan. Evaluasi dilakukan untuk memastikan capaian program dapat diukur.
“Kami melakukan pendampingan agar program ini berjalan berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi peserta didik,” ujar Lucky.
Dewan Pendidikan Kota Pasuruan juga dilibatkan dalam pengawasan dan evaluasi. Pemerintah Kota Pasuruan menegaskan keberhasilan Program Prime membutuhkan peran bersama sekolah, keluarga dan lingkungan.
