Olahraga

Ubah Balap Liar Jadi Prestasi, Kapolresta Samarinda Adakan Night Race Drag Bike

Teks: Suasana Balapan Kapolresta Cup 2026, di malam hari, Sabtu,14/3/26 (Natmed.id/sahal)

Samarinda, Natmed.id – Ribuan pasang mata saksi kemeriahan Night Race Drag Bike Kapolresta Cup Samarinda 2026, sebuah ajang balap resmi yang diinisiasi oleh Polresta Samarinda untuk merangkul energi muda di Kota Tepian.

Teks: Kapolresta Samarinda, Pol Hendri Umar saat memberikan Keterangan Pers, Sabtu dini hari, 14/3/26 (Natmed.id/sahal)

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar menegaskan kegiatan ini bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan strategi jitu kepolisian dalam menekan angka balap liar yang biasanya marak terjadi selama bulan suci Ramadan.

Menurutnya, pendekatan represif berupa penilangan saja tidak cukup untuk menghentikan aksi balap liar. Polresta Samarinda memilih jalur pembinaan dengan menyediakan wadah yang terukur.

Ajang ini sengaja digelar pada waktu krusial, yakni malam hingga dini hari untuk mengalihkan konsentrasi para pemuda yang kerap melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya umum.

Berbeda dengan balap liar, panitia penyelenggara telah memastikan kelaikan lintasan di Jalan Kesuma Bangsa, mulai dari pengecekan aspal hingga pemasangan pagar pembatas ganda demi keselamatan penonton dan pembalap.

Sejak inisiasi ini dijalankan secara rutin dalam dua tahun terakhir, pihak kepolisian mencatat adanya penurunan signifikan pada laporan gangguan ketertiban terkait balap liar di titik-titik rawan Kota Samarinda.

Salah satu hal yang disampaikan Kapolresta Hendri Umar adalah aspek keberlanjutan dari ajang ini. Polresta Samarinda bekerja sama erat dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kaltim untuk melakukan scouting atau pemantauan bakat.

“Kami tidak ingin talenta-talenta ini terbuang sia-sia di jalanan tanpa pengamanan. Melalui Kapolresta Cup, para juara akan masuk dalam radar pembinaan IMI Kaltim untuk dipersiapkan menjadi atlet balap profesional yang bisa membawa nama baik Samarinda dan Kalimantan Timur di level nasional,” tegas Kombes Pol Hendri Umar pada wawancaranya, Sabtu dini hari,14 Maret 2026.

Meski mengusung semangat olahraga, Hendri Umar tetap memberikan peringatan keras terhadap potensi penyimpangan. Pihaknya telah menyebar personel intelijen dan reserse di kerumunan massa untuk memastikan tidak ada praktik perjudian atau taruhan dalam bentuk apa pun selama acara berlangsung.

“Ajang ini adalah tentang prestasi dan sportivitas. Jika ada yang mencoba menyisipkan praktik judi, kami akan tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Dengan terlaksananya ajang ini, diharapkan para pemuda Samarinda semakin sadar bahwa menyalurkan hobi di lintasan resmi jauh lebih membanggakan dan aman daripada bertaruh nyawa di jalanan umum.

Related posts

PABBSI Samarinda Gelar Indonesia Muscle Championship, 156 Atlet Tampil.

natmed

Indonesia Matangkan SEA Games 2027 di Malaysia

Sukri

Pemkab Pasuruan Gelar Turnamen Voli Pelajar Perebutkan Piala Bupati 2025

Sahal