Samarinda

Soal Keluhan Air Keruh, Andi Harun Siap Dikritik, Tapi..

Teks: Andi Harun Wali Kota Samarinda saat diwawancara (Natmed.id/Sukri)

Samarinda, Natmed.id — Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan bahwa kondisi air keruh yang sempat dikeluhkan sebagian warga bukanlah gambaran keseluruhan pelayanan air bersih di Kota Samarinda.

Kepada awak media usai meresmikan lima Instalasi Pengolahan Air (IPA), Andi Harun menjelaskan bahwa kekeruhan air biasanya terjadi saat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) melakukan proses pengurasan atau pembersihan instalasi dan pipa distribusi.

“Kita objektif saja. Pemerintah dan PDAM tidak pernah mengatakan pelayanan kita sudah sempurna. Tapi kalau ada satu dua rumah terdampak saat pengurasan, itu bukan representasi seluruh pelayanan air bersih kita,” ujarnya, Rabu 11 Februari 2026.

Ia menerangkan, karakteristik sumber air baku di Samarinda berbeda dengan daerah lain, karena mengandung humus. Kondisi tersebut membuat pipa distribusi rentan kotor, terutama saat dilakukan perawatan rutin.

“Kalau dilakukan pengurasan atau pembersihan, pasti ada endapan yang terbawa. Tapi biasanya tidak berhari-hari, dua sampai tiga hari sudah kembali normal,” jelasnya.

Andi Harun mengakui masih ada kekurangan dalam pelayanan, bahkan dirinya sebagai pimpinan juga belum merasa puas sepenuhnya. Namun, ia menekankan bahwa para pegawai PDAM bekerja keras menjaga distribusi dan kualitas air, termasuk di luar jam kerja normal.

“Kami belum puas 100 persen. Tapi saya tahu mereka bekerja sangat keras, hampir 24 jam. Jangan karena satu-dua persoalan teknis lalu dianggap seluruh pelayanan tidak beres,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat dan media tetap objektif dalam menyampaikan kritik, serta segera melaporkan jika menemukan permasalahan agar dapat ditangani melalui respons cepat.

“Silakan dikritik, itu penting. Tapi tolong juga beri semangat kepada teman-teman di lapangan yang bekerja menjaga pelayanan air bersih,” pungkasnya.

Related posts

Pilkada Serentak Ditunda, Laskar Merah Putih Dukung Kebijakan Pemerintah

natmed

Harapan Samarinda, Tokoh Dorong Andi Harun Berpasangan Rusmadi di Pilwali Samarinda

natmed

Mayday, Gabungan Aliansi Mahasiswa Kembali Tolak UU Cipta Kerja

natmed

Leave a Comment