Pendidikan

SMP Sains Rouna Gempol Terapkan Boarding dan Matrikulasi Dasar

Teks : SMP Sains Rouna Islamic Boarding School di Desa Legok, Gempol Pasuruan, Selasa, 24/2/26 (Natmed.id/Sahal)

Pasuruan, Natmet.id – SMP Sains Rouna Islamic Boarding School mulai beroperasi pada 2025 di Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan dengan menerapkan sistem sekolah berasrama penuh dan penguatan karakter siswa Selasa 24 Febuari 2026.

Sekolah swasta berbasis pesantren ini berada di bawah Yayasan Pondok Pesantren Roudlotun Nafi’iyah. Seluruh peserta didik diwajibkan tinggal di asrama guna memastikan proses pembinaan dan pengawasan berjalan selama 24 jam.

Pada tahun pertama, tercatat 20 siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar. Mereka didampingi 10 musrif yang terdiri atas empat guru formal dan enam guru nonformal yang menetap di lingkungan pesantren.

Kepala Sekolah, Intan Putri Nazila, mengatakan konsep guru menetap diterapkan agar pendampingan tidak berhenti di ruang kelas. “Guru tinggal bersama santri sehingga proses pembinaan akademik dan karakter bisa berlangsung berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sekolah memprioritaskan pembentukan karakter melalui pengawasan intensif serta interaksi harian antara guru dan siswa di asrama.

Di bidang akademik, sekolah menjalankan program matrikulasi numerasi dan literasi bagi siswa baru. Program tersebut bertujuan memperkuat kemampuan dasar membaca, memahami teks, dan berhitung sebelum memasuki materi tingkat lanjut.

Guru Matematika, Muhammad Taufiq Agus Wardani, menyebut penguatan numerasi menjadi langkah awal meningkatkan capaian belajar. “Fondasi berhitung yang kuat akan memudahkan siswa memahami materi berikutnya,” katanya.

Selain pembelajaran umum, sekolah menerapkan metode Qur’ani Sidogiri dan Al Miftah Sidogiri untuk pendidikan keagamaan. Lulusan ditargetkan menghafal minimal tiga juz Al-Qur’an, 100 hadis pilihan, serta menguasai dasar bahasa Arab dan Inggris.

Fasilitas yang disediakan meliputi ruang kelas berpendingin udara, asrama lengkap dengan perlengkapan tidur, makan tiga kali sehari, serta layanan laundry. Pihak sekolah menyatakan komitmen menjaga mutu pendidikan dan pengawasan siswa secara terpadu.

Related posts

Darul Hanan, Pesantren di Pinggir Ibu Kota yang Belum Punya Masjid

Febiana

Nada Salsabila Pelajar SMKN 4 Batam Dinobatkan Duta Ayo Jadi Penulis 2025 

Arum

Diskusi Publik Himanislik Fisip Unmul, Diploma Sepi Peminat dan Tutup

natmed