Samarinda, Natmed.id – Sebanyak 32 kendaraan bermotor terjaring penindakan dalam operasi dini hari yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda di Simpang Mesra, Jalan Kusuma Bangsa, Minggu 8 Februari 2026 sekitar pukul 02.00 Wita.
Operasi ini menargetkan balap liar yang kerap muncul di kawasan rawan pada jam-jam dini dan menimbulkan potensi kecelakaan bagi pengendara maupun masyarakat umum.
Patroli Blue Light yang melibatkan Regu B Piket Turjawali Satlantas Polresta Samarinda ini tidak hanya menindak pelanggaran, tetapi juga melakukan monitoring arus lalu lintas untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan warga.
Dari 32 kendaraan yang diamankan, 31 unit dikenakan tilang, sementara 1 kendaraan belum dapat diproses karena pemiliknya melarikan diri saat hendak diperiksa petugas.
Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol La Ode Prasetyo Fuad menegaskan bahwa patroli rutin pada jam rawan merupakan langkah preventif yang terus diperkuat untuk menekan aktivitas balap liar.
“Balap liar bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan pelaku maupun masyarakat pengguna jalan lainnya. Patroli seperti ini kami lakukan secara konsisten agar situasi tetap aman dan terkontrol, serta mencegah potensi kecelakaan yang bisa menelan korban jiwa,” ujarnya kepada awak media.
Ia menambahkan bahwa titik-titik seperti Simpang Mesra menjadi fokus karena sering dijadikan lokasi balap liar dan menimbulkan keresahan bagi warga sekitar dan pengguna jalan lainnya. Menurut Kompol La Ode, keberadaan patroli dini hari juga diharapkan menjadi peringatan bagi generasi muda agar tidak menjadikan jalan umum sebagai arena balap.
“Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar sadar dan bertanggung jawab. Budaya tertib berlalu lintas harus menjadi kebiasaan, bukan hanya sekadar aturan yang ditakuti,” tambahnya.
Selain penindakan, Satlantas Polresta Samarinda memanfaatkan kesempatan patroli untuk mensosialisasikan keselamatan berlalu lintas, termasuk penggunaan helm, batas kecepatan dan kesadaran untuk tidak mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau narkoba.
Hingga operasi berakhir, situasi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali, tanpa adanya insiden serius. Satlantas menegaskan akan meningkatkan frekuensi patroli, khususnya di malam dan dini hari untuk memastikan jalan umum tetap aman bagi semua pengguna jalan.
Dengan langkah ini, Polresta Samarinda berharap dapat menurunkan angka kecelakaan akibat balap liar, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya disiplin berlalu lintas sebagai bagian dari tanggung jawab sosial bersama.
