Politik

Sambut Ramadan, Arif Kurniawan Tekankan Persiapan Spiritual dan Toleransi

Teks: Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Arif Kurniawan (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Kementerian Agama Republik Indonesia memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 19 Februari 2026. Menjelang bulan suci tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Arif Kurniawan mengajak umat Islam untuk mempersiapkan diri secara spiritual sekaligus menjaga toleransi di tengah perbedaan praktik ibadah.

Arif menyampaikan bahwa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mengimbau seluruh kadernya untuk menyambut Ramadan sejak bulan Rajab dan Syaban, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.

“Kalau kami di PKS, persiapan menyambut Ramadan sudah dimulai sejak bulan Rajab dan Syaban. Insyaallah kita bisa dipertemukan dengan Ramadan 1447 Hijriah,” ujar Arif kepada media ini, Rabu 4 Februari 2026.

Persiapan spiritual menjadi kunci agar umat Islam dapat menjalani ibadah Ramadan dengan lebih ringan dan khusyuk. Ia mengutip doa Rasulullah SAW yang menganjurkan umat Islam memohon keberkahan di bulan Rajab dan Syaban serta dipertemukan dengan Ramadan.

“Intinya sebelum Ramadan kita perlu mempersiapkan diri untuk menyambut bulan yang agung ini,” katanya.

Salah satu penanda mendekatnya Ramadan adalah peringatan Malam Nisfu Syaban, yang dimaknai sebagai momentum meningkatkan amalan sunah. Umat Islam dianjurkan memperbanyak puasa sunah, sedekah, membaca Al-Qur’an, dan berbagai amal kebaikan lainnya.

“Supaya ketika masuk Ramadan, kita sudah terbiasa beribadah dan tidak merasa berat,” jelasnya.

Selain persiapan ibadah, Arif juga menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat, baik sesama Muslim maupun dengan pemeluk agama lain.

Ia menyinggung perbedaan-perbedaan yang kerap muncul dalam praktik keagamaan, seperti jumlah rakaat salat tarawih atau perbedaan penetapan hari-hari penting dalam Islam.

“Nanti bisa saja ada perbedaan, seperti tarawih 23 rakaat atau 11 rakaat. Itu jangan jadi sumber perpecahan. Kita harus saling menghormati dan menjaga toleransi,” tegasnya.

Ia menambahkan, di internal PKS sendiri terdapat program penguatan spiritual seperti pekan ruhiyah, yang mendorong peningkatan tilawah Al-Qur’an, sedekah, serta puasa sunah sebagai bagian dari persiapan Ramadan.

“Ramadan harus disambut dengan gembira, dengan persiapan yang baik, amalan-amalan kebaikan, dan sikap saling menghormati,” pesannya.

Related posts

Golkar Kaltim Usung 12 Nama untuk Bertarung di Pilkada 2024

Nediawati

Ketum Rudy Darmawanto Akan Hadir Pada Musda PPI Paser

natmed

Ketua DPRD Kaltim Nilai Mobil Gubernur Rp8,5 Miliar Lebih Efisien

Aminah