Samarinda, Natmed.id – Kemeriahan dan kekhidmatan menyelimuti agenda Safari Ramadan ke-4 yang diinisiasi oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalimantan Timur, dan KKSS Kota Samarinda, pada Sabtu, 28 Februari 2026, di Club House Perumahan Mediterania,
Aacara ini dinilai sukses besar dengan tingkat partisipasi warga yang melampaui ekspektasi awal panitia pelaksana sebanyak sekitar 500 peserta.
Kesuksesan manajerial ini tidak lepas dari peran sentral Ida Wahyuni, yang bertindak sebagai Ketua Panitia Pelaksana sekaligus merupakan tokoh kunci sebagai Wakil Ketua 1 DPP IWK Bone Kaltim.
Ia mengungkapkan bahwa meskipun waktu persiapan tergolong sangat singkat, koordinasi yang solid antar-pengurus menjadi kunci utama kelancaran acara.
Ida Wahyuni membeberkan bahwa seluruh rangkaian acara besar ini dipersiapkan secara maraton hanya dalam waktu kurang lebih satu minggu saja.
Namun, keterbatasan waktu tersebut tidak menjadi penghalang berkat dedikasi tim panitia yang saling bahu-membahu tanpa kenal lelah.
“Masya Allah luar biasa, kami mempersiapkan ini kurang lebih hanya satu minggu sampai hari pelaksanaannya. Alhamdulillah, teman-teman panitia sangat solid membantu sehingga acara dari sore hingga malam hari ini dapat terlaksana dengan sangat baik,” ujar Ida Wahyuni saat memberikan keterangan. pers.
Keberhasilan acara ini terlihat nyata dari antusiasme jemaah yang hadir memenuhi seluruh area Club House Mediterania. Berdasarkan data registrasi dan pantauan panitia di lapangan, diperkirakan sekitar 500 orang hadir memadati lokasi kegiatan.
Massa tersebut terdiri dari pengurus KKSS, anggota IWK Bone, warga kerukunan, hingga masyarakat umum yang tinggal di sekitar lokasi.
Salah satu agenda utama yang menjadi ruh dari kegiatan ini adalah pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk nyata kepedulian sosial organisasi di bulan suci.
Kehadiran anak yatim sebanyak 80 anak hadir langsung untuk menerima santunan dalam suasana penuh kebahagiaan. Dan angka partisipasi mencapai 500 orang, menciptakan suasana buka puasa bersama sangat meriah namun tetap berjalan dengan tertib dan khidmat.
Sebagai pimpinan di DPP IWK Bone Kaltim, Ida Wahyuni menekankan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan instrumen penting untuk menjaga tali silaturahmi bagi ribuan warga keturunan Bone yang kini menetap dan berbakti di Kalimantan Timur.
Saat ini, kepengurusan IWK Bone telah menunjukkan eksistensi yang kuat di tingkat Provinsi Kaltim, Kota Samarinda, hingga Kota Bontang.
“Harapan kami ke depannya, khususnya untuk warga Bone yang ada di Kaltim, persaudaraannya bisa semakin erat dan silaturahmi ini tetap terjaga dengan baik,” tegasnya.
Sebagai langkah strategis perluasan organisasi, ia juga membocorkan rencana jangka pendek untuk segera mengepakkan sayap kepengurusan ke wilayah Tenggarong guna merangkul lebih banyak warga di daerah tersebut agar merasa memiliki wadah kekeluargaan yang sama.
