Pasuruan, Natmed.id – Pemerintah Kota Pasuruan menegaskan komitmen penguatan inovasi pelayanan publik melalui ajang Reka Karsa Cipta 2025 yang digelar di Gedung Gradika Bhakti Praja, Kamis 18 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi sekaligus penguatan budaya inovasi di lingkungan pemerintah dan masyarakat.

Acara yang diselenggarakan Bappelitbangda Kota Pasuruan itu dihadiri Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Wakil Wali Kota Pasuruan M. Nawawi, jajaran kepala OPD, akademisi, para inovator, serta undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Pasuruan menyerahkan piagam penghargaan kepada inovator terbaik pada tiga kategori, yakni tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, pendidikan, serta umum. Penghargaan diberikan atas inovasi digital maupun non-digital yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat.
Pemenang kategori tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik diraih SIGESIT MEMBAHANA dari Dinas Kesehatan Kota Pasuruan. Kategori pendidikan dimenangkan Teman Si Dorang dari SDN Tapaan 1 Kota Pasuruan, sementara kategori umum diraih Rumah Kreatif karya Achmad Kusaeri.
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menegaskan inovasi menjadi kebutuhan utama dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Ia menilai kemampuan beradaptasi dan berinovasi menjadi kunci keberlanjutan daerah.
“Inovasi adalah keharusan. Mereka yang mampu bertahan adalah yang terus beradaptasi dan melakukan terobosan,” ujar Adi.
Menurutnya, inovasi tidak cukup bersifat rutin, tetapi harus memiliki kebaruan dan karakter kuat agar mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat. Ia mendorong lahirnya gagasan yang berani dan relevan dengan kebutuhan lokal.
“Inovasi harus out of the box dan memiliki nilai pembeda agar benar-benar memberi solusi,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pasuruan M. Nawawi menyampaikan dukungan penuh terhadap penguatan riset dan kolaborasi lintas sektor. Ia menilai keterlibatan OPD, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan inovasi berkelanjutan.
“Kami ingin inovasi tidak berhenti pada lomba, tetapi diterapkan dan memberi dampak nyata bagi pelayanan publik,” kata Nawawi saat dikonfirmasi usai acara.
Selain penyerahan penghargaan, Wali Kota Pasuruan juga meninjau pameran karya inovasi peserta dan meluncurkan aplikasi e-APIK. Aplikasi berbasis data tersebut dirancang untuk mendukung perencanaan pembangunan yang lebih akurat, transparan, dan berkeadilan.
Melalui Reka Karsa Cipta 2025 dan peluncuran e-APIK, Pemkot Pasuruan berharap semangat inovasi terus tumbuh di seluruh lini. Inovasi diharapkan tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi solusi konkret untuk mendorong pembangunan kota yang efektif dan berkelanjutan.
