Ekonomi

Rawon Rp2.000 Meriahkan CFD Hari Jadi Pasuruan

Teks: Stand UMKM Rawon Rp. 2000 ( Natmed.id/Sahal )

Pasuruan, Natmed.id – “Kami ingin berbagi di hari jadi kota,” ujar H Kasan Soleh, mantan pemain Persekabpas, saat menjual nasi rawon Rp2.000 per porsi dalam Car Free Day (CFD) di Jalan Pahlawan, Minggu 8 Febuari 2026. Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Pasuruan untuk memperingati hari jadi ke-340 itu dipadati warga sejak pagi.

Ruas jalan utama di pusat kota tersebut ditutup sementara dan dialihkan menjadi ruang publik. Masyarakat memadati lokasi untuk mengikuti kirab pataka, bazar UMKM, festival kuliner tradisional, serta berbagai pertunjukan seni yang disiapkan panitia.

Stan milik Kasan Soleh menjadi salah satu titik keramaian. Ia menyediakan 400 porsi rawon dengan harga terjangkau sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang hadir dalam perayaan tersebut.

“Alhamdulillah, ini bentuk syukur kami. Semoga warga bisa menikmati dan ikut merasakan kebahagiaan hari jadi Kota Pasuruan,” kata Kasan Soleh di sela kegiatan.

Ia menyebut seluruh porsi yang disiapkan habis dalam waktu singkat. Menurut dia, tingginya minat pengunjung menunjukkan kuatnya kebersamaan masyarakat dalam merayakan momentum bersejarah daerah.

Pengunjung CFD, Siti Aminah, mengaku datang bersama keluarganya untuk menikmati suasana yang berbeda di pusat kota. Ia menilai kegiatan tersebut memberi ruang rekreasi sekaligus kesempatan membeli produk usaha kecil.

“Kegiatannya ramai, banyak hiburan dan pilihan makanan. Kami juga bisa jalan santai tanpa kendaraan,” ujarnya.

Selain kuliner dan pameran ekonomi kreatif, pemerintah daerah menghadirkan parade sepeda kuno, seni bantengan, serta penampilan hiburan musik. Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi yang berlangsung selama dua hari.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Pasuruan Dyah Ermitasari mengatakan CFD menjadi sarana memperkuat aktivitas masyarakat di ruang terbuka. Ia menjelaskan kegiatan tersebut juga ditujukan untuk mendukung pelaku UMKM dan mengenalkan potensi budaya lokal.

Ia menambahkan, peringatan hari jadi diharapkan mampu mempererat kebersamaan warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas. Pemerintah daerah berencana menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin untuk mendukung pengembangan kota.

Related posts

Pelaku Mode Sambut Baik Finalisasi Raperda Ekonomi Kreatif Samarinda

Rhido

Teguh Harap Perusahan Media Bantu Pelaku Usaha di Daerahnya

Emi

Investasi Migas Raksasa Eni Senilai Rp150 Triliun Mulai Produksi Tahun 2027

Aminah