Pasuruan, Natmed.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga memulai proses seleksi atlet untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu 6 Desember 2025 dengan tujuan menjaring atlet terbaik yang akan mewakili daerah pada ajang tingkat provinsi.
Pembukaan seleksi berlangsung di Gor Sasana Krida Anoraga Raci, Bangil dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko.
Ia menegaskan bahwa proses seleksi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kontingen yang siap bersaing secara kompetitif.
Sekda Yudha meminta para atlet menjaga fokus dan meningkatkan motivasi selama mengikuti seleksi. Ia menilai kesungguhan sejak tahap awal sangat menentukan hasil akhir.
“Fokus dan semangat tinggi menjadi kunci. Dengan percaya diri dan kerja keras, Insya Allah seluruh proses berjalan lancar,” ujarnya memberi semangat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pasuruan Mujiono menyampaikan bahwa seleksi digelar selama enam hari dengan peserta ratusan atlet dari 12 cabang olahraga. Cabor tersebut antara lain pencak silat, catur, taekwondo, petanque, panahan, bridge, wushu, atletik, bulutangkis, renang, karate dan kempo.
Pada hari pertama, seluruh peserta menjalani tes antropometri, termasuk pemeriksaan tinggi badan, berat badan, panjang segmental tubuh, hingga komposisi lemak. Menurut Mujiono, pemeriksaan fisik menjadi dasar penting sebelum menilai kemampuan teknis.
“Hari ini fokus pada pengukuran anatomi alias antropometri. Walaupun mereka unggul di cabangnya, kondisi tubuh juga harus dianalisis agar kekurangan yang muncul bisa dievaluasi,” jelasnya.
Atlet akan mengikuti tes keterampilan yang menilai aspek teknik dan taktik sesuai cabang masing-masing. Setiap peserta diharapkan mampu menunjukkan kematangan teknik sebagai indikator kesiapan menghadapi pertandingan tingkat provinsi.
Tahap berikutnya analisis komprehensif untuk menentukan atlet yang memenuhi standar. Evaluasi ini mencakup gabungan hasil pengukuran fisik, tes teknik, serta aspek pendukung lainnya.
“Nanti terlihat siapa saja yang memenuhi kriteria untuk mewakili Kabupaten Pasuruan di Popda 2026,” tegas Mujiono.
Seleksi Popda ini diharapkan menghasilkan atlet berprestasi yang mampu membawa nama Kabupaten Pasuruan bersaing di level Jawa Timur, sekaligus memperkuat pembinaan olahraga pelajar di daerah.
