Ekonomi

Polsek Samarinda Kota Perketat Pengamanan di Pasar Pagi

Teks: Pantauan Pasar Pagi Yang Ramai Didatangi Masyarakat Menjelang Lebaran Pada Rabu. (Natmed.id/Sukri)

Samarinda, Natmed.id – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Kepolisian Sektor (Polsek) Samarinda Kota menyiagakan personel di titik-titik vital keramaian masyarakat.

Salah satu fokus utama pengamanan terletak di Pasar Pagi, guna memberikan rasa aman bagi warga yang tengah berburu kebutuhan Lebaran.

Teks: Kanit Intelkam Polsek Samarinda Kota, Iptu Naharuddin Saat Diwawancarai. (Natmed.id/Sukri)

Kanit Intelkam Polsek Samarinda Kota Iptu Naharuddin menjelaskan bahwa peningkatan keamanan ini merupakan bagian dari instruksi pimpinan untuk mengawal aktivitas ekonomi masyarakat.

Posko ini telah aktif beroperasi sejak Jumat, 13 Maret 2026 lalu dan direncanakan akan terus berjaga hingga sepekan setelah hari raya. Sesuai dengan jam operasional pasar, personel kepolisian bersiaga mulai pukul 09.00 Wita hingga 17.00 Wita.

Kehadiran petugas berseragam di lapangan diharapkan dapat menjadi deteksi bagi para pelaku tindak kriminal yang kerap memanfaatkan situasi ramai.

“Kami di sini untuk memastikan masyarakat bisa berbelanja dengan tenang. Setiap harinya, ada 5 personel yang disiagakan khusus di area ini untuk melakukan pemantauan dan patroli rutin,” ujar Naharuddin saat ditemui di pos penjagaan, Rabu 18 Maret 2026.

Meskipun situasi keamanan di Pasar Pagi hingga saat ini terpantau kondusif tanpa adanya kejadian menonjol, pihak kepolisian tetap meningkatkan kewaspadaan. Hal ini berkaca pada lonjakan pengunjung yang sempat terjadi pada periode Sabtu hingga Senin lalu.

Dalam menjalankan tugasnya, Polsek Samarinda Kota tidak bekerja sendiri. Mereka menjalin koordinasi erat dengan pihak keamanan internal atau Satpam pasar untuk memperluas jangkauan pengawasan.

“Sejauh ini situasi masih aman dan terkendali. Namun, kami tetap mengimbau kepada seluruh pengunjung agar tidak lengah. Kewaspadaan harus ditingkatkan, terutama terhadap potensi aksi pencopetan yang biasanya mengincar warga yang sedang fokus berbelanja di tengah kerumunan,” tambah Nahar.

Pihak kepolisian menyarankan warga untuk tidak mengenakan perhiasan yang mencolok atau membawa uang tunai dalam jumlah berlebihan secara terbuka.

Jika masyarakat menemukan hal yang mencurigakan atau menjadi korban tindak pidana, mereka diharapkan segera melapor ke pos pengaduan yang telah disediakan di area pasar agar bisa segera ditindaklanjuti oleh petugas piket.

Dengan pengamanan yang ketat ini, diharapkan aktivitas jual beli di Pasar Pagi dapat berjalan lancar hingga puncak malam takbiran mendatang, meskipun saat ini para pedagang juga tengah berjuang menghadapi kenaikan harga pangan dan penurunan daya beli masyarakat.

Related posts

Samarinda Terapkan Efisiensi Super Sangat Serius, Pangkas Belanja Rutin hingga 99%

Sahal

Isu Beras Oplosan Bongkar Kerapuhan Ketahanan Pangan Kaltim

Aminah

Perketat BBM Subsidi untuk Lindungi Kuota Lokal dan Kendalikan Harga Pangan

Sukri