Samarinda

Polisi Renovasi Jembatan Lingkungan di Sempaja Utara, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Teks: Peresmian Jembatan Hasil Renovasi Polresta Samarinda di Jalan Batu Cermin, Sempaja Utara, Kamis,9/4/26. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda melakukan renovasi jembatan lingkungan di kawasan RT 04, Kelurahan Sempaja Utara, sebagai upaya mendukung akses mobilitas warga. Meski berskala kecil, keberadaan jembatan ini dinilai penting untuk menunjang aktivitas harian masyarakat.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar menyebut perbaikan jembatan tersebut merupakan langkah awal yang dilakukan jajaran kepolisian untuk menjawab kebutuhan dasar warga di tingkat lingkungan.

“Ini memang renovasi kecil-kecilan yang kami lakukan. Tujuannya sederhana, bagaimana mempermudah mobilisasi masyarakat, khususnya di RT 4 dan RT 5,” ujarnya saat peresmian di Jalan Batu Cermin, Kamis 9 April 2026.

Persoalan infrastruktur dasar seperti jembatan lingkungan masih menjadi kendala di sejumlah wilayah, tidak hanya di Samarinda tetapi juga di Kalimantan Timur secara umum.

“Masih banyak jembatan yang rusak atau belum terhubung. Dampaknya langsung terasa, terutama bagi anak-anak sekolah dan aktivitas masyarakat sehari-hari,” katanya.

Di beberapa wilayah warga masih harus menghadapi kondisi akses yang tidak layak, seperti menyeberangi aliran air atau jalur dengan risiko tinggi.

“Kita masih temukan anak-anak harus melewati jalur yang cukup berisiko karena tidak ada jembatan yang layak. Ini yang coba kita bantu, walaupun dimulai dari hal kecil,” tegasnya.

Hendri mengakui, jembatan yang direnovasi tersebut belum dapat dilalui kendaraan roda empat, namun tetap diharapkan memberi manfaat bagi warga, khususnya pejalan kaki dan pengguna sepeda motor.

“Memang belum bisa dilalui mobil, tapi setidaknya sudah bisa dimanfaatkan untuk aktivitas warga. Yang penting ada manfaatnya,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan kepedulian bersama dalam membangun lingkungan, terutama di tengah keterbatasan anggaran dan kondisi ekonomi.

“Kita mulai dari yang kecil dulu. Harapannya ada rasa kebersamaan, gotong royong, sehingga ke depan manfaatnya bisa lebih luas lagi,” katanya.

Hendri turut menyinggung berbagai program pemerintah yang menurutnya berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis hingga penguatan ekonomi melalui koperasi di tingkat kelurahan.

Namun demikian, ia mengakui bahwa berbagai persoalan di masyarakat, terutama terkait infrastruktur dan ekonomi, masih menjadi tantangan yang perlu ditangani secara bertahap.

“Kita tidak menutup mata, masih banyak kendala di lapangan. Tapi kita harus tetap optimis bahwa ke depan kondisi akan semakin baik,” ujarnya.

Perbaikan jembatan ini diharapkan menjadi solusi jangka pendek bagi warga sekitar, sekaligus mendorong perhatian lebih luas terhadap kebutuhan infrastruktur dasar di lingkungan permukiman.

“Kami berharap jembatan ini benar-benar bisa membantu aktivitas masyarakat. Walaupun sederhana, tapi semoga manfaatnya nyata,” pungkasnya.

Related posts

Andi Harun Targetkan Penuntasan Taman di Kawasan Jembatan Mahakam

Sukri

55 Anggota Dewan Diminta Turun ke Lapangan, Nidya Listiono: Berikan Insentif Lebih Terhadap Tenaga Medis

natmed

Rayakan Ultah Wartawan di Momen Bukber, MSI Group Komitmen Cetak Wartawan Profesional

Aminah