Nasional

Pokdakan di Banyuanyar Terima Bantuan Budidaya Lele dari Program Peti Koin Bermantra

Banyuanyar, Natmed.id — Program Peti Koin Bermantra Bidang Perikanan Budidaya Tahun 2025 mulai direalisasikan di Kabupaten Probolinggo. Dinas Perikanan (Diskan) setempat menyalurkan bantuan kepada kelompok pembudidaya ikan di Desa Klenang Lor, Kecamatan Banyuanyar, Selasa 30 Desember 2025.

Bantuan tersebut diserahkan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tirta Jaya Abadi dan bersumber dari anggaran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur. Program ini menyasar masyarakat produktif di sektor perikanan budidaya.

Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo Achmad Aruman melalui Kepala Bidang Perikanan Budidaya Wahid Nomor Azis mengatakan bantuan dirancang untuk memperkuat usaha budidaya ikan lele skala kelompok. Paket yang diberikan dinilai cukup lengkap untuk memulai produksi.

“Peti Koin Bermantra bertujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat miskin produktif, termasuk pembudidaya ikan,” kata Wahid saat penyerahan bantuan.

Ia menjelaskan, Pokdakan Tirta Jaya Abadi menerima tujuh unit kolam bundar, 14.000 ekor benih lele, pakan, peralatan budidaya, serta obat-obatan perikanan. Seluruh sarana tersebut disesuaikan dengan kebutuhan teknis lapangan.

Menurut Wahid, program yang telah berjalan sejak 2022 ini tidak hanya berfokus pada bantuan fisik. Pendampingan usaha dan akses pemasaran juga menjadi bagian dari skema agar hasil panen terserap pasar.

“Pendekatannya ke perantaraan pasar, jadi pembudidaya tidak hanya dibantu produksi, tapi juga penjualan,” ujarnya.

Ia menambahkan, lele dipilih karena siklus panennya cepat dan permintaan pasar relatif stabil. Kondisi itu dinilai mampu memberikan dampak ekonomi dalam waktu singkat bagi penerima manfaat.

Sementara itu, Ketua Pokdakan Tirta Jaya Abadi, Suyanto mengonfirmasi bantuan tersebut akan segera dimanfaatkan. Ia menyebut kelompoknya siap mengikuti pendampingan teknis dari Diskan.

“Kami akan kelola bantuan ini sebaik mungkin agar produksi berjalan optimal dan berkelanjutan,” kata Suyanto.

Diskan Kabupaten Probolinggo memastikan pengawasan dan pembinaan tetap dilakukan. Pemerintah berharap program ini mampu meningkatkan pendapatan keluarga pembudidaya sekaligus menumbuhkan wirausaha baru di sektor perikanan budidaya.

Related posts

DPR Umumkan Andika Perkasa Calon Tunggal Panglima TNI

Phandu

Puting Beliung Terjang Bandara Juanda, Sejumlah Penerbangan Dialihkan

Aminah

Sebagian Wilayah Jakarta, Bekasi dan Tangerang Lumpuh Akibat Banjir

Sukri

Leave a Comment