National Media Nusantara
Pasuruan

Pelajar MAN 1 Pasuruan Sabet Juara 1 dan 3 Kompetisi Robotika Nasional

Pasuruan, Natmed.id – Empat pelajar MAN 1 Pasuruan sukses menorehkan prestasi tingkat nasional setelah menyabet gelar juara dalam Kompetisi Robotika Nasional yang diselenggarakan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) Jurusan Teknik Otomasi Perkapalan pada 14–15 November 2025.

Mereka ialah Kevin Andrea Deni Saputra dari kelas XI E, Raditya Sulistyo Rahardjo dari XI K, Ahmad Zia Ul Haq dari XII F, serta Muhammad Nafis Makhbubi dari XI E. Keempatnya tampil sebagai wakil madrasah dalam kategori line follower.

Dari hasil lomba, Kevin dan Raditya berhasil mengamankan posisi pertama, sedangkan Zia dan Nafis menutup kompetisi sebagai Juara III. Raihan itu menempatkan MAN 1 Pasuruan sebagai salah satu sekolah dengan capaian robotika paling konsisten tahun ini.

Khusus bagi Kevin dan Raditya, pihak PPNS memberikan apresiasi tambahan berupa free pass atau kesempatan diterima kuliah tanpa tes. Fasilitas tersebut menjadi nilai lebih bagi keduanya sebagai bentuk penghargaan atas performa selama kompetisi.

Kepala MAN 1 Pasuruan Nasruddin, saat dikonfirmasi Sabtu 22 November 2025 menjelaskan bahwa free pass tersebut sepenuhnya menjadi hak para siswanya. Ia menegaskan bahwa keputusan pemanfaatannya tidak akan memengaruhi dukungan pihak madrasah.

“Terserah siswa saja, mau diambil atau tidak. Itu adalah hak mereka sepenuhnya,” ucap Nasruddin.

Pihak madrasah terus menjaga kualitas pembinaan robotika dengan menyeleksi 20 peserta berbakat yang kemudian menjalani latihan intensif melalui kegiatan ekstrakurikuler khusus. Pendekatan itu dinilai efektif mempertahankan prestasi dalam beberapa tahun terakhir.

“Jumlahnya memang tidak kami perbanyak agar mereka bisa fokus dan pendamping juga dapat berkonsentrasi penuh,” jelasnya.

Kevin menceritakan bahwa atmosfer kompetisi berlangsung ketat, terutama ketika harus berhadapan dengan tim dari Bali yang menjadi lawan terberat sekaligus peraih peringkat kedua. Menurutnya, persaingan tahun ini jauh lebih menantang.

“Robot dari siswa Bali sama cepatnya dan mampu mengikuti jalur dengan presisi. Tapi alhamdulillah, kami tetap unggul,” ungkap Kevin.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi adik kelasnya untuk terus mengembangkan kemampuan robotika dan membawa pulang lebih banyak gelar di tahun-tahun berikutnya.

Related posts

Balita Asal Purutrejo Ditemukan Tak Bernyawa di Pesisir Panggungrejo oleh Nelayan

Sahal

Sidak BBM Tak Temukan Campuran Air, Warga Pasuruan Tetap Was-was

Sahal

IGRA Pasuruan Gelar Gerakan Membatik di Milad ke-23

Sahal

You cannot copy content of this page