Pendidikan

Ngaji Jurnalistik Kabarpas Ramai Peminat

Teks; Foto Bersama Peserta Ngaji Jurnalistik dengan Para Narasumber, Sabtu Malam, 21/2/26 (Natmed.id/Sahal)

Pasuruan, Natmed.id – Media siber Kabarpas.com bersama Presidium Cabang Majelis Alumni IPNU Kota Pasuruan menggelar “Ngaji Jurnalistik” di Cafe Jalan Tengah, Kota Pasuruan, Sabtu malam 21 Febuari 2026.

Kegiatan yang dirancang sebagai forum diskusi literasi media itu awalnya dibatasi untuk 25 peserta. Namun hingga acara dimulai, jumlah pendaftar tercatat hampir 50 orang sehingga panitia menambah kursi di lokasi kegiatan.

Peserta berasal dari wartawan internal Kabarpas.com, pengurus PC Majelis Alumni IPNU Kota Pasuruan, pegiat organisasi nonpemerintah, mahasiswa Universitas Islam Internasional Darul Lughah Wal Dakwah (Dalwa), serta masyarakat umum.

CEO Kabarpas.com Shohibul Hujjah menjadi pemateri pertama. Kandidat doktor Ilmu Komunikasi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu memaparkan pentingnya Kode Etik Jurnalistik dan langkah verifikasi untuk mencegah penyebaran informasi keliru.

“Kami ingin peserta memahami standar berita yang benar dan berkualitas, bukan sekadar mengejar sensasi,” ujar Shohibul Hujjah saat sesi diskusi.

Materi berikutnya disampaikan General Manager Kabarpas.com, Nico Trisno Prahoro. Ia menjelaskan keterampilan dasar yang dibutuhkan generasi muda untuk beradaptasi di industri kreatif berbasis digital.

Abdur, alumni UIN KHAS Jember yang hadir sebagai peserta, menilai forum tersebut memberi pemahaman baru tentang tanggung jawab pers. Ia mengatakan diskusi membantu peserta membedakan informasi faktual dan kabar bohong.

Sementara itu, Sulton, mahasiswa UII Dalwa, menyebut penyampaian materi berlangsung interaktif meski jumlah peserta melebihi perkiraan.

“Kami mendapat penjelasan langsung dari praktisi media tentang cara memilah berita dan mengembangkan kemampuan diri,” katanya.

Related posts

Mas Nawawi Ajak Pelajar SMPN 11 Bijak di Era Digital

Sahal

Keterbukaan Publik dan Kepemimpinan Positif Ditekankan di KPDK Kaltim

Aminah

Disdikbud Bontang Persilakan Sekolah Gunakan Kurikulum Sesuai Kebutuhan

natmed