Pasuruan, Natmed.id – Nelayan asal Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Suparto (51), dilaporkan hilang di perairan Desa Kalirejo saat mencari rajungan. Hingga Selasa 10 Febuari 2026, upaya penyisiran masih dilakukan oleh nelayan bersama aparat untuk menemukan korban.
Peristiwa tersebut bermula ketika Suparto berangkat melaut menggunakan perahu Dua Putra pada Sabtu 7 Febuari 2026 sekitar pukul 15.00 WIB menuju perairan Kisik, Desa Kalirejo. Namun, keberadaannya tidak diketahui setelah diduga tercebur ke laut saat beraktivitas seorang diri.
Saksi Lukman Hadi, nelayan setempat, mengungkapkan dirinya melihat perahu korban bergerak tanpa awak pada Minggu 8 febuari 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. Ia bersama rekannya mendekat untuk memastikan kondisi di lokasi.
“Kami mendapati perahu masih berjalan dengan mesin menyala. Saat didekati, korban terlihat di air dan kami segera melempar pelampung untuk menolong,” ujar Lukman.
Keterangan serupa disampaikan saksi lain, Kusen, yang menyebut korban sempat berusaha meraih alat bantu tersebut. Namun, usaha penyelamatan tidak berhasil karena jarak yang tidak terjangkau serta kondisi gelap setelah lampu penerangan korban terlepas.
“Pelampung tidak sampai ke jangkauan. Setelah itu korban tidak terlihat lagi, kemungkinan tenggelam karena gelombang cukup kuat,” katanya.
Kedua saksi mengaku telah melakukan pencarian awal selama sekitar dua jam di sekitar titik kejadian, tetapi tidak membuahkan hasil. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada nelayan lain dan pihak terkait untuk ditindaklanjuti.
Aparat bersama Satpolair Polres Pasuruan Kota selanjutnya melakukan pendataan serta menghimpun keterangan guna mendukung proses pencarian. Penyisiran dilakukan dengan melibatkan nelayan setempat dan memperluas area hingga perairan sekitar Tlocor, Kabupaten Sidoarjo.
Seorang nelayan yang ikut dalam upaya pencarian mengatakan solidaritas sesama nelayan mendorong keterlibatan langsung di lapangan. “Kami ikut menyisir sejak pagi bersama rekan-rekan lain, berharap korban segera ditemukan,” ujarnya.
