Olahraga

Minim Bantuan Daerah Atlet Perisai Diri Unmul Berangkat dengan Dana Swadaya

Teks: Ketua Prisai UKM Unmul M Fajri (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Atlet Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri Universitas Mulawarman (Unmul) berangkat ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Perisai Diri di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dengan pembiayaan swadaya akibat minimnya dukungan dari pemerintah daerah.

Ketua demisioner, UKM Perisai Diri Unmul Muhammad Fajri mengungkapkan bahwa seluruh proses persiapan hingga keberangkatan tim ke ajang nasional yang digelar pada 6–8 Februari 2026 tersebut sebagian besar dibiayai dari kas UKM, proposal internal, serta dana pribadi para atlet.

“Terkait bantuan pemerintah, kami menilai masih sangat kurang. Kami sudah mengajukan proposal ke KONI, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, hingga Disporapar Kota Samarinda, tetapi sampai sekarang belum ada bantuan yang kami terima,” kata Fajri pada Rabu 4 Februari 2026.

Padahal kata dia, kontingen Perisai Diri Unmul membawa nama Kalimantan Timur dalam kejuaraan nasional yang diikuti ratusan hingga ribuan atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Namun, proses pembinaan hingga keberangkatan justru harus ditanggung sendiri oleh mahasiswa.

“Ketika menang, yang disebut daerahnya. Tapi saat prosesnya, kami berjalan sendiri. Ini yang kami harapkan ke depan bisa diperbaiki,” ujarnya.

Kontingen Perisai Diri Unmul sendiri memberangkatkan delapan atlet mahasiswa aktif yang akan bertanding di berbagai kategori, baik kelas tanding (fighter) maupun kelas seni dan teknik khas Perisai Diri. Beberapa atlet bahkan turun di lebih dari satu nomor pertandingan.

Selain persoalan pendanaan, Fajri juga menyoroti keterbatasan fasilitas latihan yang masih dihadapi UKM Perisai Diri Unmul. Salah satu kebutuhan mendesak adalah ketersediaan samsak untuk menunjang latihan teknik, kekuatan, dan ketahanan fisik atlet.

“Fasilitas dasar memang ada, tapi untuk menunjang prestasi nasional masih jauh dari cukup. Samsak itu kebutuhan penting bagi kami,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan, khususnya bagi pembinaan olahraga prestasi di kalangan mahasiswa. Menurutnya, bantuan tidak harus besar, tetapi setidaknya mampu meringankan beban atlet yang membawa nama daerah ke level nasional.

“Harapan kami sederhana, jangan menunggu juara dulu baru hadir. Atlet butuh dukungan sejak proses persiapan,” harap Fajri.

Kejuaraan Nasional Perisai Diri di Universitas Airlangga merupakan agenda dua tahunan yang diikuti peserta dari berbagai kelompok usia dan daerah. Bagi UKM Perisai Diri Unmul, ajang ini menjadi debut nasional sekaligus pembuktian bahwa mahasiswa Kalimantan Timur mampu bersaing meski dengan keterbatasan dukungan.

Related posts

Persiapan Tim Panahan Kaltim Sudah 85 Persen

Emi

Tim Davis Indonesia Bukan Kemenangan Mudah Kalahkan Venezuela

Phandu

Diikuti 350 Peserta, Porwarda Jadi Tonggak Kemajuan Wartawan Kaltim

Alfi