Samarinda

Masa Toleransi Berakhir, Satpol PP Samarinda Imbau Pedagang Tinggalkan Trotoar

Teks: Kepala Satpol PP Kota Samarinda Anis Siswantini Usai Mengikuti Anev Siskamtibmas di Samarinda Theme Park, Selasa,24/3/26. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Masa toleransi bagi pedagang yang memanfaatkan trotoar selama Ramadan berakhir. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda Anis Siswantini mengimbau para pelaku usaha untuk segera menertibkan lapak mereka dan mengembalikan fungsi trotoar sebagaimana mestinya.

Kebijakan kelonggaran selama Ramadan tidak lagi berlaku setelah Idulfitri. Aktivitas masyarakat dan pelaku usaha kini diminta kembali berjalan normal seperti sebelum bulan puasa.

“Surat edaran kemarin itu kan berlaku saat bulan suci Ramadan. Jadi setelah Lebaran, semuanya kembali normal seperti biasa,” ujarnya usai mengikuti anev siskamtibmas di Samarinda Theme Park, Selasa 24 Maret 2026.

Selama Ramadan pemerintah masih memberikan toleransi kepada pedagang, termasuk yang berjualan di atas trotoar, selama tidak menimbulkan kemacetan dan tetap menjaga ketertiban. Namun, kondisi tersebut tidak dapat terus dibiarkan karena berpotensi mengganggu fungsi ruang publik.

“Memang kemarin kita beri toleransi karena momen satu tahun sekali. Yang penting tidak mengganggu lalu lintas dan tetap tertib. Tapi habis Lebaran ini kami imbau untuk menertibkan secara mandiri,” tegasnya.

Anis menekankan pentingnya kesadaran pelaku usaha untuk segera merapikan lapaknya tanpa harus menunggu tindakan dari petugas. Penataan ini dinilai penting untuk menjaga estetika kota agar tetap rapi dan nyaman.

“Supaya keindahan tata kota Samarinda ini terlihat cantik lagi, tidak kumuh,” katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ia mengakui masih ada sejumlah pedagang yang belum membongkar lapaknya meskipun Lebaran telah usai. Beberapa titik bahkan masih menunjukkan aktivitas seperti saat Ramadan.

“Ada sebagian yang sudah menertibkan, tapi ada juga yang belum. Tadi saya monitoring, masih ada yang belum beranjak,” ungkapnya.

Satpol PP, lanjutnya akan meningkatkan pengawasan mulai hari-hari pasca Lebaran untuk memastikan kondisi kota benar-benar kembali normal. Pendekatan persuasif tetap menjadi langkah awal sebelum dilakukan penindakan.

“Besok kami akan lebih intens lagi memantau kondisi di lapangan, apakah sudah normal seperti sebelum Ramadan,” jelasnya.

Pihaknya akan terlebih dahulu memberikan imbauan secara humanis kepada para pedagang. Namun, jika tidak ada upaya penertiban mandiri, maka tindakan tegas akan dilakukan.

“Kami imbau dulu. Tapi kalau tidak mau menertibkan mandiri, ya kami yang akan turun tangan,” tegas Anis.

Related posts

Jelang Libur Akhir Tahun, Harris Hotel Samarinda Fokus pada Paket Bundling Keluarga dan Hiburan Eksklusif

Aminah

Angin Kencang Mengakibatkan Pohon Tumbang

natmed

Ada Galian Dekat Rujab, Wawali Samarinda Minta Pengembang Lengkapi Izin

Aminah