Samarinda

Lonjakan Penumpang Terminal Samarinda, Waspada Kepadatan di Masa Arus Balik

Teks: Deretan Bus di Terminal Samarinda Seberang Siap Mengangkut Penumpang Pasca Lebaran 2026, Kamis,26/3/26. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Terminal Tipe A Samarinda Seberang, atau yang dikenal dengan Terminal Bus Banjar, mengalami lonjakan jumlah penumpang pasca-Lebaran 2026, meski jumlah kendaraan yang datang dan berangkat justru menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Samarinda Seberang Yunita Sari mencatat bahwa pada Kamis 26 Maret 2026 tercatat 12 kendaraan datang dan 11 berangkat, dengan jumlah penumpang datang 395 orang.

“Dibandingkan tahun 2025, ada penurunan jumlah kendaraan. Tahun lalu, kendaraan yang datang 216 dan berangkat 225, sedangkan di 2026 dari tanggal 13–26 Maret tercatat kendaraan datang 144 dan berangkat 150,” jelas Yunita.

Meski jumlah kendaraan menurun, jumlah penumpang justru meningkat secara signifikan. Data perbandingan menunjukkan bahwa pada 2025, penumpang yang datang mencapai 2.724 orang dan yang berangkat 5.356 orang.

Sementara pada 2026 tercatat 3.481 orang datang dan 3.014 orang berangkat, meningkat 28 persen untuk penumpang datang dan 43 persen untuk penumpang berangkat.

Yunita menambahkan, fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran pola transportasi, di mana masyarakat cenderung memanfaatkan sarana angkutan umum meski jumlah kendaraan terbatas.

“Ini artinya masyarakat masih bergantung pada terminal untuk mobilitas pasca-Lebaran. Kami imbau penumpang untuk tetap sabar dan mematuhi protokol keselamatan di terminal agar tidak terjadi kepadatan berlebihan,” ujarnya.

Pihak terminal juga menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi lonjakan penumpang, termasuk penempatan petugas tambahan, pengaturan antrean, serta pengawasan ketat di area kedatangan dan keberangkatan.

“Meski ada peningkatan penumpang, kita berupaya agar pelayanan tetap lancar. Kami minta masyarakat memahami situasi ini, terutama di masa arus balik Lebaran,” tegas Yunita.

Fenomena lonjakan penumpang di Terminal Samarinda Seberang menjadi indikator tingginya mobilitas masyarakat pascahari raya, sekaligus mengingatkan pemerintah dan operator transportasi untuk memperkuat pengaturan arus penumpang demi menghindari kepadatan dan potensi gangguan keselamatan.

Related posts

Samarinda Tingkatkan Pengawasan MBG Setelah Insiden di PPU

Aminah

64 Ribu Warga Kaltim Terdampak Penonaktifan PBI BPJS, Dinsos dan BPS Sinkronkan Data

Aminah

Satpol PP Samarinda Perketat Pengawasan, Kafe Langgar Jam Operasional Ramadan Dibubarkan Paksa

Sukri