Samarinda, Natmed.id – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat lebih dari seratus kegiatan telah terlaksana sepanjang tahun 2025. Mulai dari pelatihan jurnalistik, kegiatan sosial, hingga partisipasi dalam ajang nasional dan internasional.

Hubungan Masyarakat Andalan Kwarda Kaltim Agus Purnama menyebut padatnya agenda menunjukkan tingginya semangat Pramuka Kaltim dalam menjalankan peran pembinaan generasi muda.
“Ada sekitar 107 kegiatan dalam satu tahun. Sangat banyak dan beragam. Makanya dibagi tugas antara kwarcab kabupaten/kota dan tingkat provinsi, sementara kegiatan nasional dan internasional tetap kita ikuti,” kata Agus saat ditemui di sela kunjungan peserta pelatihan jurnalistik ke RRI Samarinda, Jumat 10 Oktober 2025.
Ia menuturkan, hampir setiap hari ada kegiatan Pramuka di berbagai daerah. Beberapa rombongan baru saja kembali dari Bontang, Sangatta, Berau, Mahakam Ulu, dan Kutai Barat.
“Gerakan Pramuka luar biasa aktif. Apalagi Pemprov Kaltim memberikan dukungan penuh soal pendanaan. Karena itu kegiatan harus dilaksanakan sebaik-baiknya agar tidak menimbulkan kendala di kemudian hari,” ujarnya.
Meski kondisi fiskal daerah sedang mengalami efisiensi, Agus memastikan aktivitas Pramuka tetap berjalan.
“Pramuka itu fleksibel. Walau tidak ada dana pun, tetap jalan. Lagunya saja ‘Di sini senang, di sana senang’. Yang penting ada pengumuman kumpul, ya berangkat. Tidur di tengah hutan pun tetap semangat,” katanya sambil tersenyum.
Menurutnya, semangat gotong royong dan kerja sama masih menjadi kekuatan utama dalam setiap kegiatan. Ia berharap semangat itu juga tercermin dalam perilaku generasi muda saat ini.
Pelatihan jurnalistik yang digelar Kwarda Kaltim menjadi salah satu cara membekali anggota agar bisa menyebarkan informasi positif sekaligus menangkal berita bohong.
“Anak-anak Pramuka sekarang harus bisa menulis berita yang benar. Jangan ikut menyebarkan hoaks, itu memalukan. Minimal mereka bisa memberitakan kegiatan Pramuka di daerahnya,” kata Agus.
Ia mencontohkan, Pramuka juga bisa berperan dalam isu sosial seperti penanganan stunting atau kebencanaan di daerah.
“Bayangkan kalau Pramuka bisa memberitakan bagaimana mereka ikut membantu warga saat ada stunting, kebakaran, atau kemacetan. Itu akan memperlihatkan semangat gotong royong yang luar biasa,” ujarnya.
Agus juga mengapresiasi dukungan Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Humas Kwarda Kaltim.
“Semua pemberitaan kwarda sekarang terkoordinasi baik karena penanggung jawabnya Pak Faisal. Hampir semua media di Kaltim, termasuk RRI dan media cetak, ikut memberitakan kegiatan Pramuka,” pungkasnya.
