Olahraga

Kiat Sehat Ala Arif Kurniawan, Bergerak Minimal 30 Menit

Teks: Anggota DPRD Kota Samarinda Arif Kurniawan (dok: Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Di tengah gaya hidup masyarakat perkotaan yang kian pasif, Anggota DPRD Kota Samarinda Arif Kurniawan mengingatkan bahwa penyakit tidak selalu datang karena usia, tetapi sering dipicu kebiasaan hidup yang salah.

Ia menyoroti kecenderungan masyarakat yang minim bergerak, terlalu lama duduk dan abai terhadap kesehatan, padahal menurutnya kesehatan adalah aset paling mahal yang sering diabaikan.

“Kesehatan itu karunia, nikmat dari Tuhan yang harus dijaga. Karena itu saya mengajak warga Samarinda untuk menjaga pola hidup, mengurangi hal-hal yang merusak tubuh,” ujar Arif saat dihubungi, Sabtu 7 Februari 2026.

Arif menekankan bahwa hidup sehat tidak selalu identik dengan olahraga berat atau biaya mahal. Ia menilai, kebiasaan sederhana seperti meluangkan waktu 30 menit sehari untuk bergerak sudah cukup memberi dampak besar bagi kesehatan tubuh.

“Olahraga itu harus dibiasakan. Walaupun sebentar, minimal 30 menit bergerak. Sesuatu yang bergerak itu bisa sehat, tapi kalau diam, seperti air yang tergenang, justru bisa menimbulkan penyakit,” katanya.

Selain soal fisik, Arif juga menyoroti rendahnya kesadaran belajar tentang kesehatan di tengah banjir informasi digital. Menurutnya, masyarakat kerap melewatkan konten edukatif dan lebih memilih hiburan semata.

“Sekarang ini di media sosial banyak sekali ilmu, termasuk ilmu kesehatan. Jangan cuma ditonton yang lucu-lucu saja, yang edukatif jangan di-skip. Ilmu kesehatan itu penting untuk tubuh kita,” ujarnya.

Legislator PKS itu mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mulai menyeleksi informasi dan menjadikan literasi kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup.

“Belajar itu bukan cuma ilmu agama atau sains. Ilmu kesehatan juga penting, karena tubuh ini yang kita pakai setiap hari,” tegasnya.

Arif berharap perubahan pola pikir masyarakat terhadap hidup sehat bisa dimulai dari kesadaran pribadi, sebelum penyakit datang dan memaksa orang berobat.

“Kalau pola hidup sehat ini dilakukan bersama-sama, saya yakin kualitas hidup masyarakat Samarinda akan jauh lebih baik,” pungkasnya.

Related posts

PABBSI Samarinda Gelar Indonesia Muscle Championship, 156 Atlet Tampil.

natmed

21 Klub Ikuti Kejuaraan Voli Antarklub Pelajar di Samarinda

Aras Febri

Raih Peringkat ke-13, Atlet Kaltim Buktikan Kemampuannya di PEPARNAS Solo

Intan