Jakarta, Natmed.id – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) optimistis sebanyak 26 ribu gerai fisik Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih dapat rampung dan beroperasi pada April 2026, sebagai bagian dari target pembangunan lebih dari 80 ribu gerai di seluruh Indonesia.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan hingga saat ini lebih dari 13 ribu gerai fisik Kopdes Merah Putih telah terbangun, sementara sekitar 44 ribu titik lahan telah terpetakan untuk mendukung percepatan pembangunan gerai koperasi tersebut.
“Berdasarkan sistem informasi di command center Kemenkop, saat ini sudah tercatat lebih dari 83 ribu Kopdes Merah Putih berbadan hukum. Kami optimistis 26 ribu gerai fisik bisa terbangun pada April tahun ini,” ujar Ferry Juliantono saat menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin 12 Januari 2026.
Ferry menjelaskan, percepatan pembangunan gerai fisik Kopdes Merah Putih dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Untuk itu, Kemenkop akan menggandeng lintas kementerian dan lembaga guna menyelesaikan berbagai aspek teknis dan administratif.
“Proses percepatan ini akan kami selenggarakan dalam satu hingga dua hari ke depan dengan melibatkan Kementerian Agraria, Badan Pengelola BUMN, serta Kementerian Dalam Negeri,” katanya.
Selain pembangunan fisik, Kemenkop juga mencatat perkembangan signifikan dari sisi kelembagaan. Hingga kini, Kopdes Merah Putih telah memiliki 1,65 juta anggota dan 690 ribu pengurus yang tersebar di berbagai daerah.
“Kami terus melakukan pelatihan sumber daya manusia serta penyempurnaan digitalisasi Kopdes Merah Putih agar pengelolaannya semakin profesional dan transparan,” ujar Ferry.
Dalam pengembangannya, Kopdes Merah Putih diarahkan menjadi penggerak utama ekonomi desa, khususnya di sektor pangan strategis. Kemenkop mendorong sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat swasembada pangan melalui pengembangan usaha dari hulu hingga hilir, pemanfaatan Hub Kopdes/Kel Merah Putih, serta penerapan teknologi berbasis Internet of Things (IoT).
“Dengan teknologi dan tata kelola yang baik, nilai tambah usaha koperasi diharapkan dapat kembali dirasakan langsung oleh petani, koperasi, dan masyarakat desa,” kata Ferry.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih akan mendapatkan dukungan optimal dari PT Agrinas Pangan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Kepala LKPP Sarah Sadiqa, serta Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata.
Pemerintah menargetkan Kopdes Merah Putih terus berkembang sebagai tulang punggung ekonomi desa dan instrumen penguatan ketahanan pangan nasional melalui koperasi yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.
