Samarinda, Natmed.id – Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar menegaskan bahwa ajang Night Race Drag Bike Kapolresta Cup Samarinda 2026 murni merupakan wadah prestasi dan tidak boleh dinodai oleh praktik perjudian.
Pernyataan ini disampaikan untuk menanggapi kekhawatiran masyarakat mengenai potensi penyalahgunaan ajang balap motor sebagai sarana taruhan atau judi terselubung.
Untuk mengawal jalannya acara agar tetap berada di koridor hukum, Polresta Samarinda telah menyiagakan personel dari berbagai satuan untuk melakukan pemantauan secara senyap.
Kapolresta Hendri Umar menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel intelijen serta operasional dari satuan Reskrim dan Narkoba untuk memantau situasi di tengah kerumunan penonton.
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada oknum yang memanfaatkan momentum balap motor ini untuk melakukan praktik judi atau taruhan.
Kombes Pol Hendri Umar meminta seluruh peserta dan penonton untuk menjaga sportivitas dan tidak mencoba-coba melanggar aturan hukum yang berlaku.
Pihak kepolisian memastikan tidak akan memberikan toleransi bagi siapapun yang kedapatan melakukan pelanggaran, baik itu perjudian maupun aksi balap liar di luar jalur resmi yang telah disediakan.
“Ajang ini adalah tentang prestasi. Jika ditemukan adanya praktik perjudian atau balap liar di luar area resmi, kami tidak akan segan untuk melakukan penangkapan dan proses hukum secara tegas,” ujar Kombes Pol Hendri Umar Sabtu dini hari, 14 Maret 2026.
Khusus untuk penanganan balap liar di lokasi lain, ia menambahkan bahwa pelaku yang terjaring tidak akan diperbolehkan pulang sebelum orang tua mereka datang menjemput dan menandatangani surat pernyataan resmi.
Guna menjaga kondusivitas Kota Samarinda, Kapolresta juga mengajak peran serta media dan masyarakat luas untuk menjadi mata dan telinga bagi kepolisian.
“Jika masyarakat melihat adanya praktik perjudian atau aksi balap liar yang meresahkan, segera laporkan kepada kami melalui nomor layanan 110. Kami butuh dukungan semua pihak agar Samarinda tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
