Surabaya, Natmed.id – Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat bersama Kabag Log meninjau langsung kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim yang berlokasi di Jalan Teluk Kumai Timur No. 83-A, Kelurahan Tanjung Perak, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya, Minggu 2 November 2025.
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan program Pemenuhan Gizi Nasional yang menjadi bagian dari kebijakan pemerintah pusat di wilayah perkotaan.
AKBP Wahyu meninjau berbagai fasilitas dan logistik yang disiapkan untuk mendukung program tersebut, sekaligus mengecek kesiapan personel yang akan terlibat di lapangan. “Kesiapan seperti ini harus matang agar pelayanan gizi kepada masyarakat bisa berjalan maksimal dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menegaskan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak berkomitmen mendukung penuh program pemerintah yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pengawasan, pendampingan, serta penyediaan fasilitas pendukung di tingkat lokal.
AKBP Wahyu juga menyoroti pentingnya kolaborasi antarinstansi untuk memperkuat pelaksanaan program. Ia menyebut, kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan di lapangan. “Kami terus membangun koordinasi lintas sektor agar program ini benar-benar memberikan manfaat nyata, terutama bagi kelompok masyarakat rentan gizi,” tuturnya.
Selain meninjau kesiapan teknis, Kapolres Wahyu juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga kebersihan dan keamanan area pelayanan. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan tertib menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas pelayanan publik.
Melalui kegiatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Perak menegaskan peran aktifnya dalam mendukung program sosial pemerintah, khususnya yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat di Surabaya.
“Harapan kami, SPPG bisa berkontribusi besar dalam memperbaiki status gizi warga dan membantu mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif,” pungkas AKBP Wahyu.
