Ekonomi

Kampung Ramadan Temindung Buka hingga Sahur, UMKM Lokal Dapat Ruang Usaha Baru

Teks: Kepala Dispar Kaltim Ririn Sari Dewi Meninjau Stan UMKM Kampung Ramadan, Sabtu Malam, 21/2/26 (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Aktivitas ekonomi warga selama Ramadan mendapat ruang baru melalui kehadiran Kampung Ramadan Temindung yang digelar di Temindung Creative Hub (Pusat Kreatif Temindung, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang.

Berbeda dari pasar Ramadan pada umumnya, kawasan ini beroperasi sejak waktu berbuka puasa hingga menjelang sahur.

Kegiatan yang berlangsung selama 23 hari, mulai 21 Februari hingga 11 Maret 2026 tersebut menghadirkan total 60 stan bazar. Sekitar 30 pelaku UMKM terlibat aktif, termasuk 10 UMKM binaan warga sekitar yang mendapatkan pendampingan perizinan dan penguatan usaha.

Ketua Pelaksana Kampung Ramadan Temindung Agung Gunawan Wibisono mengatakan konsep ini dirancang untuk memperpanjang jam aktivitas ekonomi pelaku usaha kecil selama Ramadan.

“Di sini bukan hanya untuk berbuka puasa. Warga bisa datang sampai sahur, sehingga peluang ekonomi UMKM juga lebih panjang,” ujarnya, Sabtu Malam 21 Februari 2026.

Selain menyediakan ruang jual beli, panitia juga memfasilitasi UMKM binaan dengan pengurusan sertifikat halal, Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga penerapan pembayaran nontunai melalui QRIS bekerja sama dengan perbankan syariah.

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat memanfaatkan layanan penukaran uang pecahan baru, pembelian beras Bulog dengan harga terjangkau, hingga mengunjungi bursa otomotif yang menampilkan kendaraan konvensional dan motor listrik.

Rangkaian kegiatan ekonomi ini diinisiasi oleh Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia sebagai upaya memperluas akses usaha bagi UMKM lokal, khususnya selama bulan Ramadan.

Pemerintah daerah turut mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur (Kaltim) Ririn Sari Dewi menilai Kampung Ramadan Temindung mampu menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat.

“Event seperti ini penting karena pergerakan ekonomi tetap berjalan dan masyarakat punya ruang beraktivitas yang positif selama Ramadan,” katanya.

Dengan konsep buka hingga sahur, Kampung Ramadan Temindung diharapkan menjadi alternatif pusat ekonomi rakyat sekaligus ikon baru kegiatan Ramadan di Samarinda.

Related posts

Operasional Pesona Coffee Disorot, Izin Tak Sesuai Aktivitas Usaha

Aminah

Kepala Perwakilan BI Berganti, Budi Minta Program Tetap Berjalan

Sukri

Kentang Goreng Borneo, Menjaga Kualitas dan Strategi Cerdas di Tengah Dinamika Harga Bahan Baku

Sukri