Olahraga

Kaltim Siap Sambut ASEAN U-17 Boys Championship, Erick Thohir Tunjuk Tiga Stadion Utama

Teks: Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) di Dispora Provinsi Kaltim, Rasman Rading saat Diwawancarai, Senin, 23/2/26 (Natmed.id/Sukri)

Samarinda, Natmed.id – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali mempertegas posisinya sebagai pusat olahraga nasional setelah mendapatkan mandat langsung dari PSSI untuk menjadi tuan rumah ASEAN U-17 Boys Championship 2026.

Surat resmi yang ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir menandai babak baru bagi kesiapan infrastruktur olahraga di Benua Etam pascarenovasi besar-besaran.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim Rasman Rading menyambut hangat penunjukan ini sebagai bentuk kepercayaan tinggi terhadap fasilitas yang dimiliki daerah.

Dalam wawancara tersebut, Rasman mengungkapkan bahwa PSSI telah membidik tiga stadion utama sebagai venue utama pertandingan maupun tempat latihan. Ketiga stadion tersebut adalah, Stadion Utama Palaran, Stadion Gelora Kadrie Oening (Samarinda) dan Stadion Batakan (Balikpapan).

“Kita sudah punya modal besar karena di tahun 2024 dan 2025 ini, Pemprov Kaltim melakukan renovasi besar-besaran terhadap fasilitas olahraga kita,” ujar Rasman, Senin, 23 Februari 2026.

Ia menambahkan bahwa standar lapangan dan fasilitas penunjang lainnya akan terus dipantau agar memenuhi kualifikasi federasi sepak bola Asia Tenggara (AFF).

Menanggapi jadwal pelaksanaan yang direncanakan pada April 2026, Dispora Kaltim bergerak cepat dengan merancang agenda koordinasi bersama pemerintah daerah setempat.

“Kami akan segera berkomunikasi dengan Wali Kota Samarinda dan Wali Kota Balikpapan. Ini penting karena suksesnya acara ini bergantung pada kesiapan kota penyangga dalam menyambut tamu-tamu mancanegara,” tegas Rasman.

Selain aspek teknis pertandingan, koordinasi ini juga mencakup kesiapan akomodasi dengan memastikan hotel dan transportasi bagi atlet serta ofisial memenuhi standar.

Aspek keamanan akan bersinergi dengan pihak kepolisian dan keamanan setempat untuk menjamin kelancaran turnamen, dan pemberdayaan ekonomi lokal, yaitu menyiapkan zona UMKM agar masyarakat setempat bisa merasakan langsung dampak ekonomi dari kehadiran suporter internasional.

Penunjukan ini bukan sekadar tentang sepak bola. Bagi Kalimantan Timur, menjadi tuan rumah ajang internasional adalah sarana promosi yang efektif untuk menunjukkan kesiapan wilayah ini sebagai pendukung utama Ibu Kota Nusantara (IKN). Rasman berharap ajang ini dapat memotivasi atlet muda lokal di Kaltim untuk terus berprestasi.

“Kehadiran talenta-talenta muda se-ASEAN di depan mata kita tentu akan memberikan dampak psikologis positif bagi pembinaan atlet usia dini di daerah kita sendiri,” pungkasnya.

Related posts

Kejuaraan Bulu Tangkis Walikota Cup 2020, Semua Usia di Pertandingkan

natmed

Raih Hadiah dan Hidup Sehat, Dinkes Kaltim Ajak Masyarakat Meriahkan HKN 2025

Aminah

Laga Persahabatan Pemkot Bontang–Samarinda Jadi Ajang Sehat dan Guyub ASN

Aminah