Samarinda, Natmed.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menargetkan posisi lima besar pada MTQ Korpri 2026, seiring dibukanya Seleksi MTQ VIII Korpri Kaltim 2025 yang diikuti 225 aparatur sipil negara (ASN) dari seluruh daerah di Bumi Etam.

Seleksi berlangsung di Hotel Five Premier Samarinda mulai 1–3 Desember 2025, dengan peserta berasal dari OPD Pemprov Kaltim, instansi vertikal, serta kabupaten/kota se-Kaltim.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kaltim, Syirajudin, yang membuka acara mewakili Gubernur Rudy Mas’ud, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta. Ia menilai ajang MTQ Korpri bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari pembinaan karakter ASN.
“Antusiasme tahun ini luar biasa. Seleksi MTQ Korpri bukan hanya mencari juara, tetapi melahirkan duta Qur’ani yang unggul baik dalam tugas kedinasan maupun dalam kecintaan kepada Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya profesionalitas dewan juri agar seleksi berlangsung objektif dan benar-benar menghasilkan peserta terbaik yang akan mewakili Kaltim di tingkat nasional.
“Dewan juri harus profesional, tidak boleh ada keberpihakan. Ini ajang Al-Qur’an sehingga integritas menjadi kunci,” kata Syirajudin.
Berbeda dari tahun sebelumnya, Pemprov Kaltim memperluas skema pembinaan. Tidak hanya juara pertama, tetapi juara 1, 2, dan 3 dari setiap cabang akan mendapatkan pembinaan khusus.
“Kami ingin memastikan seleksi ini melahirkan kafilah terbaik. Pembinaan akan diperkuat agar Kaltim mampu bersaing di tingkat nasional,” tambahnya.
Seleksi MTQ VIII Korpri Kaltim tahun ini menjadi salah satu yang paling meriah karena jumlah pesertanya mencapai 225 orang, dengan rincian:
1. Tilawah Al-Qur’an: 15 peserta
2. Tartil Al-Qur’an: 20 peserta
3. Hifzh Al-Qur’an: 55 peserta
4. Dakwah Al-Qur’an: 14 peserta
5. Kaligrafi: 37 peserta
6. Adzan: 13 peserta
7. Khutbah Jumat: 9 peserta
8. Doa: 44 peserta
9. Karya Tulis Ilmiah: 18 peserta
10. Hafalan Hadis: 10 peserta
11. Hafalan Tilawah Duet Pria-Wanita: 6 peserta
12. Baca Puisi Islami: 20 peserta
Syirajudin mengingatkan bahwa prestasi Kaltim di ajang nasional menjadi modal penting. Pada MTQ Nasional 2024 di Kaltim dan STQH Nasional 2025 di Kendari, Kaltim berhasil menjadi juara umum.
“Kita sudah membuktikan pada 2024 dan 2025 bahwa Kaltim mampu bersaing di level nasional. Target lima besar MTQ Korpri 2026 adalah hal yang realistis,” tegasnya.
Ia juga mendorong kolaborasi yang lebih kuat antara Korpri dan LPTQ dalam proses pembinaan agar kafilah Kaltim semakin kompetitif.
“Menang atau kalah adalah bagian dari proses, tetapi tujuan kita satu, membumikan Al-Qur’an dan mengharumkan nama Kaltim di tingkat nasional,” tegas Iyad, sapaan akrabnya.
