Pasuruan, Natmed.id – Pasuruan United harus puas menduduki peringkat kedua Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026 setelah kalah adu penalti 4-6 dari Persepam Pamekasan di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Minggu 15 Febuari 2026. Adu penalti dilakukan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada waktu normal.
Persepam membuka keunggulan melalui Slamet Wahyudi pada menit ke-34 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Pasuruan United. Gol itu membuat tim tuan rumah unggul hingga babak pertama berakhir.
Pasuruan United merespons pada babak kedua dengan meningkatkan tekanan ke lini pertahanan lawan. Kapten tim Ricko Hardiansyah menyamakan skor pada menit ke-54 melalui tendangan bebas yang tidak mampu dijangkau kiper Persepam.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal selesai, sehingga pertandingan dilanjutkan ke adu penalti. Dalam babak penentuan tersebut, Persepam mencetak lima gol, sedangkan Pasuruan United hanya mencetak tiga gol.
Kiper Persepam Fahri Maulidi Rochman menjadi salah satu penentu kemenangan setelah menggagalkan tendangan eksekutor Pasuruan United. Tuan rumah akhirnya memastikan kemenangan dengan skor akhir 6-4 dan meraih gelar juara.
Pelatih Pasuruan United, Bio Paulin Pierre mengatakan timnya telah berupaya maksimal sepanjang pertandingan. “Kami sudah menjalankan strategi dengan baik, tetapi hasil adu penalti tidak berpihak kepada kami,” ujarnya.
Ia menegaskan tim akan segera melakukan evaluasi untuk menghadapi kompetisi selanjutnya, termasuk putaran nasional. Menurut dia, pengalaman mencapai final menjadi bekal penting bagi pemain.
CEO Pasuruan United Suryono Pane menyebut pencapaian posisi runner up melampaui target awal tim pada kompetisi ini. “Target awal hanya delapan besar, tetapi tim mampu mencapai final,” katanya.
Sementara itu, hasil final ini memastikan Persepam Pamekasan keluar sebagai juara Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026, sedangkan Pasuruan United menempati posisi kedua.
