National Media Nusantara
Kalimantan Timur

Isi Kekosongan Pimpinan OPD, Gubernur Kaltim Lakukan Rotasi dan Promosi

Teks: Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud

Samarinda, Natmed.id – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud secara resmi mengambil sumpah jabatan dan melantik 91 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim pada Senin, 22 Desember 2025. Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk mengisi kekosongan jabatan struktural yang selama ini terjadi di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Pejabat yang dilantik terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas yang berada pada level eselon II, III dan IV.

“Ini menandakan adanya energi baru dan bisa menjawab tantangan masa kini dan masa depan. Karena memang banyak sekali eselon III dan IV di OPD-OPD yang kosong,” ungkap Rudy Mas’ud kepada para wartawan

Gubernur menegaskan bahwa pelantikan kali ini hanyalah tahap awal. Mengingat masih adanya jabatan yang kosong serta pejabat yang akan memasuki masa purnatugas, Pemprov Kaltim tengah melakukan evaluasi untuk gelombang pelantikan berikutnya.

“Nanti Januari, insyaallah, kita akan laksanakan beberapa lagi kegiatan di eselon II, eselon III dan eselon IV. Sementara lagi masih dievaluasi,”” jelasnya.

Terkait adanya pejabat yang mengalami rotasi, Rudy menjelaskan bahwa hal tersebut adalah bagian dari sistem untuk mengoptimalkan posisi yang lowong.

Namun, ia juga menegaskan bahwa jika ada posisi yang tidak terpenuhi secara internal, pemerintah akan melakukan mekanisme seleksi terbuka (selter).

“Kalau nanti tidak lagi memenuhi persyaratan, maka dia harus mengikuti selter. Selternya nanti baik dari internal maupun dari eksternal bisa masuk ke posisi nanti yang akan dilaksanakan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh proses seleksi ini didasarkan pada hasil uji kompetensi yang telah dilakukan beberapa bulan lalu.

Penundaan pelantikan hingga akhir Desember diakui Rudy karena pemerintah sedang fokus menyelesaikan laporan pertanggungjawaban kerja tahun 2025.

Rudy Mas’ud membeberkan kriteria utama yang harus dimiliki oleh para pimpinan instansi di bawah kepemimpinannya. Ia menekankan tiga poin penting bagi para kepala dinas, profesionalisme dalam menjalankan tugas, mendukung kompetensi sesuai bidangnya dan memenuhi persyaratan administratif eselon.

“Harapan kita pastinya adalah kita bisa bekerja lebih cepat, lebih bermanfaat dan yang paling utama adalah bisa menjawab tantangan hari ini dan tantangan masa depan kita nanti,” pungkasnya.

Rotasi antara lain dilakukan di sejumlah pimpinan OPD. Buyung Dodi Gunawan promosi menjadi Kepala BPBD Kaltim. Sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Biro Barjas. Promosi juga diterima Lisa Hasliana sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kaltim. Sebelumnya, Lisa menjabat Kepala Biro Umum Setda Provinsi Kalimantan Timur.

Pergeseran juga terjadi di Bappeda. Yusliando yang sebelumnya memimpin Bappeda dipindah menjadi Kepala Dinas Perhubungan. Jabatannya kemudian diisi Muhaimin, Sekda Kota Balikpapan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Fahmi Himawan pindah menjadi Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan Hortikultura yang ditinggalkan Siti Farisyah Yana yang digeser menjadi Staf Ahli Gubernur.

Related posts

580 Personil Polresta Samarinda Kawal Distribusi Logistik Pemilu 2024

Laras

Dialog Pendidikan, Pemprov Kaltim Paparkan Gratispol dan Jospol

Nanda

Jelang Akhir Tahun, Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Meningkat 5,3 Persen

Laras

You cannot copy content of this page