Ekonomi

Gebrakan ES Glow Samarinda, Siap Luncurkan Lini Skincare Aman dan Layanan Vagina Ozonizer

Teks: Eni Sutarman, Sosok Dibalik Kesuksesan Klinik Sutarman yang Kini Menaungi Layanan Dental Care dan Aesthetic Beauty Center di Samarinda, Sabtu 28/2/2026. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Pasar kecantikan di Kalimantan Timur, khususnya Samarinda, dipastikan akan semakin bergairah. Klinik ES Glow Aesthetic Beauty Center on Klinik Sutarman bersiap meluncurkan lini produk skincare ES Skin yang diklaim akan menjadi solusi bagi perempuan yang ingin lepas dari ketergantungan kosmetik berbahaya atau abal-abal.

Langkah ini diambil oleh Eni Sutarman sang owner, setelah melakukan riset dan uji coba produk secara internal selama dua tahun. Nama ES sendiri diambil dari inisial namanya, yang merupakan bentuk dedikasi pribadinya untuk keamanan konsumen perempuan di Samarinda.

“Kita sudah harus meninggalkan skincare yang berbahaya. Produk kami sudah dicobakan selama dua tahun dengan pasien-pasien kita dan hasilnya sangat aman. Harganya pun sangat murah. Sekarang kita tinggal menunggu izin dari BPOM, targetnya tahun ini harus launching,” ungkap Eni kepada media, Sabtu 28 Februari 2026.

ES Glow yang bertempat di lantai 2 gedung Klinik Sutarman, Jalan Pangeran Diponegoro, bukan sekadar klinik wajah biasa. Di bawah pengawasan manajemen yang ketat, klinik ini menawarkan layanan yang jarang ditemui di tempat lain namun sangat dibutuhkan, seperti pembersihan keloid dan perawatan khusus kewanitaan.

Salah satu yang paling menyita perhatian adalah layanan Vagina Ozonizer. Layanan ini ditujukan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan area intim perempuan dengan teknologi ozon.

“Kita melayani wajah, keloid, hingga perawatan kewanitaan seperti Vagina Ozonizer. Ini salah satu produk unggulan kami,” papar Eni.

Keberanian Eni melakukan ekspansi produk bermula dari filosofinya tentang mengasah kemampuan lewat pergaulan. Sebagai Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Samarinda, ia menyerap ilmu dari setiap orang yang ditemuinya.

“Saya belajar dari siapapun, masuk ke organisasi Iwapi menyerap dari setiap orang punya sisi positif yang tidak kita punya, itu yang saya ambil untuk membangun ES Glow,” tuturnya.

Menanggapi maraknya klinik kecantikan yang tidak dijamin keamanannya, Eni menyatakan bahwa ES Glow berada di bawah payung Klinik Sutarman yang sudah terakreditasi Paripurna.

Keamanan pasien menjadi harga mati, terutama dengan adanya tim medis yang kompeten dan tim kreatif yang mampu mengedukasi masyarakat lewat media sosial secara transparan.

Produk ES Skin yang akan diluncurkan nanti diharapkan mampu menjadi obat bagi warga Samarinda yang selama ini terjebak produk bermerkuri.

“Tadinya produk ini hanya untuk customer ES Glow saja, tapi sekarang kita akan buka untuk umum karena permintaannya tinggi dan pasien banyak yang kembali lagi setelah mencoba,” jelasnya lagi.

Dengan rekam jejak Klinik Sutarman yang kuat sejak tahun 2004 saat masih dipegang almarhum suaminya, kehadiran lini skincare ES Skin dan layanan estetik ES Glow diprediksi akan menjadi standar baru kecantikan yang aman dan medis di ibu kota Kalimantan Timur.

Related posts

Pasar Murah Diperluas, Distribusi Pangan Kaltim Masih Belum Stabil

Aminah

Pesanan Telur Puyuh Desa Kandung Meningkat Jelang Ramadan

Sahal

GPM Digelar Serentak, Dinas Pangan Kaltim Pastikan Harga dan Stok Tetap Stabil

Sukri