Samarinda

Driving Golf Gor Segiri Rampung 100 Persen, Pengoperasian Tunggu Skema Pengelolaan

Teks: Venue Driving Golf di Kompleks GOR Segiri Samarinda (Ist)

Samarinda, Natmed.id – Pemerintah Kota Samarinda memastikan sejumlah proyek strategis di kawasan Gor Segiri telah rampung dan siap dimanfaatkan masyarakat.

Salah satunya adalah fasilitas driving golf bernilai Rp61,8 miliar yang digadang-gadang menjadi pusat latihan golf tercanggih di Kaltim.

Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun Usai Membuka Wisata Belanja Ramadan 1447 H (Natmed.id/Aminah)

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan pembukaan kembali berbagai aktivitas di kawasan Gor Segiri dilakukan setelah sejumlah pekerjaan fisik selesai dikerjakan.

“Tahun ini dibuka setelah beberapa kegiatan di Gor Segiri ini telah selesai. Gor Segiri sudah selesai, kemudian driving golfnya juga sudah selesai,” ujar Andi Harun usai membuka Wisata Belanja Ramadan Jumat 20 Februari 2026.

Ia menjelaskan, penyelesaian kawasan Gor Segiri merupakan bagian dari penataan berkelanjutan yang dilakukan pemerintah kota sejak 2025 dan akan dilanjutkan pada 2026.

“Beberapa pekerjaan di lingkungan Gor telah kami selesaikan pada tahun 2025 dan insyaallah beberapa pekerjaan lain akan dilanjutkan pada tahun 2026,” tambahnya.

Teks: Kepala Disporapar Samarinda Muslimin Saat Wawancara dengan Media (Natmed.id/Aminah)

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda Muslimin memastikan pembangunan fasilitas driving golf telah rampung sepenuhnya.

“Driving golf sudah selesai 100 persen. Tinggal menunggu arahan Bapak Wali Kota terkait pengelolaannya, apakah dikerjasamakan dengan pihak ketiga atau dikelola oleh UPTD,” jelas Muslimin.

Menurutnya, seluruh sarana dan prasarana penunjang telah terpasang lengkap dan siap digunakan.

“Alat-alatnya sudah lengkap semua. Fasilitas elektronik seperti monitor perhitungan poin, sistem digital, semuanya sudah siap,” katanya.

Fasilitas driving golf di kawasan Gor Segiri ini disebut mengadopsi teknologi terbaru dari Korea Selatan. Seluruh sistem pemukul telah dilengkapi perangkat digital modern, mulai dari launch monitor, layar sentuh, radar swing, kamera analisis gerakan, hingga aplikasi statistik real time yang menampilkan data pukulan secara langsung.

Di sisi lapangan, area pukulan sepanjang 194 meter dengan net pembatas setinggi 40 meter telah berdiri. Selain itu, penataan rumput lapangan, interior gedung dua lantai, serta pemasangan jaring pagar masih dalam tahap perampungan akhir.

Fasilitas ini memiliki total 32 bay yang terbagi di lantai atas dan bawah, termasuk dua ruang VIP. Seluruh bay dirancang sebagai satu kesatuan ruang latihan digital yang memungkinkan pemain memantau kecepatan bola, sudut ayunan, tingkat akurasi, hingga rekaman video gerak tubuh secara langsung.

Muslimin menegaskan, keputusan pengelolaan fasilitas tersebut akan mempertimbangkan optimalisasi pelayanan publik sekaligus potensi pendapatan daerah.

“Kami menunggu arahan Wali Kota. Prinsipnya, fasilitas ini siap digunakan dan diharapkan bisa menjadi ikon olahraga baru sekaligus mendukung pengembangan sport tourism di Samarinda,” pungkasnya.

Related posts

Artes, Wadah Terbuka Bagi Pecinta Seni Visual Samarinda

Nanda

Sambut Tahun Baru di Teras Samarinda, Jaga Kebersihan dan Keamanan

Aminah

Pos Check Point, Langkah Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

natmed

Leave a Comment