Samarinda

Distribusi BBM Aman, Wawali Samarinda Tegaskan Takaran Solar dan LPG 3 Kg Sesuai

Teks: Wawali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri (Natmed.id/Sukri)

Samarinda, Natmed.id — Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri memastikan takaran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram aman setelah melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Teks: Saefuddin Zuhri Wawali Kota Samarinda saat pengecekan BBM (Natmed.id/Sukri)

Saefuddin menjelaskan, pemeriksaan dilakukan dengan melihat ambang batas toleransi atau deviasi pengisian, termasuk mengecek segel pada mesin pengisian di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Hasil pengecekan tidak menemukan adanya pelanggaran atau indikasi kecurangan.

“Kalau kita lihat masih dalam ambang batas aman. Memang ada toleransi sedikit, tapi itu wajar. Segel mesin juga kami cek, alhamdulillah aman, tidak ada perubahan atau akal-akalan,” ujarnya.

Secara teknis, setiap alat pengisian memang memiliki toleransi atau selisih yang sangat kecil, yang dianggap normal dan bukan bentuk pelanggaran.

Teks: Pengecekan berat Tabung Gas (Natmed.id/Sukri)

Terkait LPG 3 kg, Saefuddin menambahkan bahwa toleransi pengisian masih ditemukan, terutama pada tabung kosong. Ia meminta agar tabung yang sudah terisi ditimbang dan difoto untuk memastikan beratnya sesuai, baik untuk kemasan 3 kg maupun 5 kg.

“Kalau sudah ada isinya, tolong ditimbang dan difoto, apakah benar 3 kilo atau kurang. Yang 5 kilo juga begitu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wawali menyinggung penguapan LPG yang terjadi di Pangkalan 3 KG di Jalan Dr Sutomo Samarinda. Ia menjelaskan, sejak Rabu lalu terdapat fenomena penguapan jika tabung tidak digunakan dalam waktu lama. Namun, penguapan yang terjadi hanya sekitar 0,2 hingga 2 kilogram, yang dianggap wajar dan tidak signifikan.

“Kalau basah memang ada penguapan, tapi kalau tidak basah, hampir tidak ada. Artinya ada penguapan, tapi tidak signifikan,” jelasnya.

Pemeriksaan ini akan melibatkan pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdat) dan Dinas Ekonomi untuk memastikan pengisian tabung di Tanah Merah tetap sesuai standar dan tidak berkurang akibat penguapan.

Menanggapi laporan warga soal dugaan kecurangan solar, Saefuddin memastikan bahwa hasil sidak di SPBU yang diperiksa aman.

“Di SPBU yang kita cek tidak ada masalah. Masyarakat bisa lihat sendiri, toleransinya hanya nol sekian,” katanya.

Dengan pengecekan ini, Wawali menegaskan bahwa distribusi solar dan LPG tetap terkendali dan masyarakat tidak perlu khawatir.

Related posts

Pembalap Liar Akan Dikenakan Pidana Satu Tahun dan Denda Rp. 3 Juta 

natmed

Posyandu Diperkuat, Stunting di Samarinda Ilir Mulai Menurun

Sukri

1.277 Personel Gabungan Dikerahkan Jaga Keamanan Natal dan Tahun Baru di Samarinda

Aminah

Leave a Comment