Samarinda, Natmed.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) mengirim 20 tenaga kesehatan dan bantuan obat-obatan senilai Rp250 juta untuk wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bantuan ini menjadi bagian dari respons cepat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim terhadap bencana yang telah berlangsung hampir tiga pekan.
Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, mengatakan anggaran Rp250 juta dialokasikan khusus untuk pengadaan obat dan bahan medis habis pakai (BMHP). Pengiriman relawan kesehatan juga telah disiapkan atas instruksi Gubernur Kaltim.
“Bapak Gubernur sudah memerintahkan pengiriman relawan. Kami siapkan Rp250 juta untuk pembelian obat-obatan dan BMHP yang dibutuhkan di lokasi bencana,” ujar Jaya saat ditemui, Kamis 11 Desember 2025.
Ia menjelaskan pengadaan obat dilakukan melalui Kimia Farma dan saat ini seluruh pemesanan sudah rampung. Obat akan diambil langsung di Medan sebelum didistribusikan ke titik bencana.
“Obat-obatan sudah dipesan di Kimia Farma dan akan diambil di Medan. Tim advance direncanakan berangkat Sabtu ini,” jelasnya.
Selain 20 tenaga kesehatan, Dinkes Kaltim juga menyiapkan relawan dari Dinas Sosial sebanyak 10 orang dan dari BPBD lebih dari 10 orang. Mereka akan diberangkatkan secara bersamaan untuk memperkuat penanganan kesehatan dan logistik di wilayah terdampak.
“Tim kesehatan ada sekitar 20 orang. Dari Dinas Sosial sekitar 10 orang, dan BPBD juga lebih dari 10 orang,” kata Jaya.
Selain bantuan medis, Pemprov Kaltim juga menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp7,5 miliar untuk tiga provinsi terdampak. Masing-masing provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menerima Rp2,5 miliar.
Bantuan tersebut menjadi bentuk solidaritas Kaltim terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana besar di Pulau Sumatera. Pemprov juga membuka donasi publik melalui program Kaltim Peduli Bencana yang dikoordinasikan Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Kaltim.
Penggalangan dana berlangsung 9–30 Desember 2025 dan disalurkan ke rekening resmi Bank Kaltimtara atas nama Kaltim Peduli Bencana dengan nomor rekening 0011420044.
Sementara itu, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Jumat 12 Desember 2025 mencatat korban meninggal mencapai 990 orang, dengan 222 orang masih hilang dan 5.400 warga luka-luka.
Bencana ini berdampak pada 52 kabupaten/kota dengan kerusakan ribuan fasilitas umum, kesehatan, pendidikan, dan jembatan. Sekitar 800 ribu warga masih mengungsi, terbanyak di Aceh Timur yang mencapai 238 ribu orang.
