Samarinda

Dealer Yamaha Terbakar, Tiga Motor Hangus

Teks: Kondisi lantai 1 Dealer Yamaha Usai Pemadaman Dilakukan Oleh Satuan Damkar Kota Samarinda Pada Minggu,12/4/26. (Natmed.id/Sukri)

Samarinda, Natmed.id – Insiden kebakaran terjadi di Dealer Yamaha kawasan Jalan P Antasari, Samarinda. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik tersebut sempat memicu kepanikan, lantaran lokasi kejadian dipenuhi unit kendaraan roda dua yang mudah terbakar.

Teks: Komandan Posko 3 Damkar Kota Samarinda Tri Indarto Saat Diwawancarai Wartawan Usai Pemadaman Pada Minggu,12/4/26. (Natmed.id/Sukri)

Komandan Pos 3 Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Samarinda Tri Indarto mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran tepat di area bengkel dan ruang pamer motor tersebut.

“Hari ini kita menerima informasi terjadinya kebakaran tepatnya di Dealer Yamaha, khususnya untuk kendaraan roda dua atau motor,” ujar Tri Indarto di lokasi kejadian pada Minggu, 12 April 2026.

Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, sumber api diduga berasal dari gangguan arus pendek listrik yang kemudian menyambar unit kendaraan yang terparkir di dalam gedung.

Beruntung, saat kejadian tidak ada aktivitas pekerjaan di dalam dealer, sehingga tidak ada korban jiwa. Kemungkinan hanya ada petugas keamanan (sekuriti) yang berjaga di lokasi.

“Yang terbakar menurut dugaan saya kemungkinan dari arus pendek menyambar ke motor. Cuma yang saya lihat di dalam tadi ada beberapa motor yang terbakar total, kurang lebih tiga buah motor,” ungkap Tri.

Meski hanya tiga motor yang hangus sepenuhnya, Tri menyebutkan bahwa risiko kerugian bisa jauh lebih besar karena banyaknya unit yang berada di dalam ruangan tersebut.

“Jumlah di dalam itu hampir atau bahkan lebih 20-an unit motor,” tambahnya.

Proses pemadaman memakan waktu sekitar satu jam. Petugas sempat mengalami kesulitan saat memasuki gedung karena jarak pandang yang sangat terbatas akibat asap tebal yang dihasilkan dari material bangunan.

“Kendala sebenarnya tidak ada, cuma asap saja. Karena rata-rata dari bahan bangunannya terbuat dari gipsum yang mudah menimbulkan asap,” jelas Tri.

Untuk mengatasi hal tersebut, petugas terpaksa menggunakan alat pelindung pernapasan khusus guna mencari titik api utama.

“Petugas tadi masuk harus menggunakan Breathing Apparatus atau SCBA untuk melakukan pencarian titik di mana awal terjadinya kebakaran,” tuturnya.

Upaya sigap dari tim gabungan membuahkan hasil. Api berhasil dipersempit sehingga tidak merambat ke bagian gedung lainnya. Kerusakan pada lantai dua gedung dilaporkan nihil, karena api hanya terfokus di lantai satu.

“Kurang lebih hampir setengah jam ya (proses pemadaman) karena kita kesulitan mencari titik apinya dulu. Sampai penyelesaian saat ini mungkin kurang lebih satu jam,” pungkas Tri.

Dalam operasi ini, Dinas Damkar menurunkan tiga posko bantuan, yakni Posko 3, Posko 4, dan Posko 1, yang juga dibantu oleh unit PMK swasta serta para relawan Kota Samarinda.

Saat ini, area gedung telah didinginkan dan pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Related posts

Barkati: Jembatan Mahakam IV Mampu Ambil Perhatian Warga Samarinda

natmed

Mulai Pekan Depan ASN Samarinda WFH Setiap Jumat

Aminah

Lonjakan Penumpang Terminal Samarinda, Waspada Kepadatan di Masa Arus Balik

Aminah