National Media Nusantara
Nasional

Bimtek PKK Leces Ditekankan Jadi Momentum Penguatan Kapasitas Perempuan Desa

Krucil, Natmed.id – Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh Haris menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kader serta ketertiban administrasi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme organisasi hingga tingkat desa. Penegasan itu ia sampaikan saat membuka bimbingan teknis (bimtek) dan sinkronisasi administrasi PKK desa se-Kecamatan Leces yang berlangsung di Aula Hotel Bremi Permata, Desa Bremi, Kecamatan Krucil, Sabtu 29 November 2025.


Ning Marisa menilai PKK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas keluarga dan masyarakat. Ia menyebut kompetensi kader dan tatanan administrasi tidak boleh terabaikan agar program pemberdayaan berjalan efektif.

“Bimtek ini momentum penting di tengah perubahan sosial yang terus berkembang. Profesionalisme dan akuntabilitas PKK harus diperkuat,” ujarnya.

Ia menyoroti masih ditemukannya kegiatan PKK desa yang telah berjalan baik namun belum terbaca oleh kecamatan maupun kabupaten. Kondisi tersebut, menurutnya, terjadi lantaran administrasi yang belum lengkap atau belum tersinkron dengan baik. Kondisi ini juga berpengaruh pada proses pelaporan maupun dokumentasi program.

“Sering kali kader sudah bekerja luar biasa, tetapi tidak terlihat karena dokumentasi belum tertata. Karena itu, bimtek ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memperbaiki kualitas pelaporan, dokumentasi, dan tata kelola PKK desa,” jelasnya dalam pertemuan tersebut.

Ning Marisa menambahkan bahwa administrasi PKK bukan sekadar arsip, melainkan instrumen penting dalam penyusunan perencanaan program, sumber data akurat bagi pemerintah, serta dasar monitoring dan evaluasi. Ia memastikan administrasi yang tertib akan berdampak langsung pada transparansi dan profesionalisme organisasi.

“Administrasi menjadi landasan penyusunan program tepat sasaran dan bagian dari perencanaan pembangunan daerah. Dengan demikian, PKK dapat berjalan lebih akuntabel dan transparan,” tambahnya sambil meminta peserta mengikuti materi bimtek secara serius.

Ia meminta para ketua PKK desa dan kader segera menindaklanjuti hasil bimtek dengan melakukan pembenahan administrasi sesuai pedoman. Menurutnya, potensi besar PKK sebagai organisasi pemberdayaan perempuan harus diperkuat dengan kompetensi dan tata kelola yang baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Ning Marisa berharap hasil bimtek mampu menghasilkan perubahan nyata, mulai dari tertibnya administrasi desa, sinkronisasi data dengan kecamatan, peningkatan kepercayaan diri kader, hingga pelaksanaan program yang lebih fokus dan tepat sasaran. Ia menilai Kecamatan Leces berpeluang menjadi contoh dalam penguatan administrasi PKK.

Ketua TP PKK Kecamatan Leces, Dwi Martharisanti Sigit, menyampaikan apresiasi atas dukungan Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo terhadap peningkatan kapasitas kader. Ia menyebut kehadiran Ning Marisa menjadi dorongan moral bagi seluruh kader di tingkat kecamatan maupun desa. “Dedikasi seluruh kader selama ini sangat luar biasa,” ucapnya.

Dwi menegaskan bahwa peningkatan kapasitas kader diperlukan agar pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di desa dapat berjalan lebih efektif. Melalui kegiatan ini, ia berharap kemampuan kader semakin siap menghadapi tantangan lapangan dan tuntutan program pemberdayaan yang terus berkembang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Leces Muhammad Sigit Pujotomo, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Probolinggo, serta pengurus PKK Kecamatan Leces. Seluruh peserta diharapkan mampu meneruskan hasil bimtek ke tingkat desa sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan perempuan di wilayah setempat.

Related posts

Kementerian PKP Nilai Kayutangan Siap Jadi Model Heritage Nasional

Sahal

DPRD Kota Probolinggo Tetapkan Raperda APBD 2026 dengan Sejumlah Penyesuaian

Sahal

10 Juli 2022 Ditetapkan Hari Raya Iduladha 1443 H

Nediawati

You cannot copy content of this page