Hukum

Bentrok Nelayan Pecah di Pelabuhan Pasuruan, Beberapa Perahu Diduga Dibakar

Teks: Suasana Tempat Kejadian di Lokasi Kebakaran {Natmed.id/Sahal}

Kota Pasuruan, Natmed.id– Sejumlah perahu nelayan di kawasan Pelabuhan Kota Pasuruan diduga dibakar dalam insiden bentrokan antarwarga yang terjadi pada Rabu 4 Febuari 2026 sekitar pukul 19.00 WIB.

Teks: Pembakaran Perahu Nelayan Kalirejo di Ngemplakrejo Kota Pasuruan ( Natmed.id/Sahal)

Peristiwa tersebut melibatkan nelayan dari Desa Kalirejo dan warga Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, yang diduga dipicu perselisihan wilayah penangkapan ikan di laut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, api melalap sedikitnya 7 hingga 10 unit perahu nelayan yang berada di area tambatan pelabuhan.

Dalam sejumlah rekaman video amatir yang beredar, tampak kobaran api disertai aksi saling serang antarkelompok nelayan sebelum aparat keamanan tiba di lokasi.

Dua unit mobil pemadam kebakaran milik BPBD Kota Pasuruan dikerahkan untuk memadamkan api agar tidak merembet ke perahu lain dan fasilitas pelabuhan.

Tokoh masyarakat setempat, Abdul Halim mengatakan bentrokan terjadi setelah waktu salat Isya. Menurutnya, pembakaran perahu diduga dipicu konflik lama terkait wilayah tangkap ikan.

“Awalnya nelayan Ngemplakrejo diduga membakar perahu milik nelayan Kalirejo karena masalah wilayah melaut,” kata Abdul Halim di lokasi kejadian.

Ia menambahkan, aksi tersebut memicu reaksi balasan dari nelayan Kalirejo yang tidak menerima perahunya dibakar. “Diduga ada aksi balasan karena rasa tidak terima,” tambahnya.

Situasi di sekitar pelabuhan masih dijaga ketat aparat gabungan TNI dan Polri untuk mencegah bentrokan susulan.

Sementara itu, aparat kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti maupun jumlah kerugian akibat insiden tersebut dan masih melakukan upaya mediasi antarpihak yang terlibat.

Related posts

Tim Inafis Masih Bekerja, Kebakaran Rawa Indah Belum Tentu Karena Kesengajaan

natmed

Oknum Honorer BPBD Balikpapan Diduga Terlibat Jaringan Pengedar Sumatera-Kalimantan

natmed

Pelanggaran Lalu Lintas di Samarinda Tembus 6.935 Kasus

Aminah