Pasuruan, Natmed.id – Bawaslu meluncurkan rangkaian program internal yang dirancang untuk memperkuat kesehatan jasmani, mental dan kepedulian lingkungan sebagai pendukung integritas pengawasan pemilu. Program ini dikemas dalam kegiatan Jumat Sehati dan Jumpa Berlian yang digelar rutin setiap pekan di halaman kantor Bawaslu.
Kegiatan tersebut diikuti seluruh komisioner dan staf sekretariat. Langkah ini dipandang mampu menumbuhkan budaya kerja sehat dan solid, sekaligus meningkatkan kesiapan pengawas dalam menghadapi dinamika pemilu Kamis 11 Desember 2025.
Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Vita Suci Rahayu menegaskan bahwa program ini merupakan upaya memperkuat kapasitas internal.
“Kami membangun kekuatan dari dalam. Pengawasan pemilu tidak hanya butuh kemampuan teknis, tetapi juga fisik yang prima serta mental yang stabil,” ujarnya.
Menurut Vita, Jumat Sehati difokuskan untuk aktivitas kebugaran seperti senam bersama, jalan sehat, hingga refleksi rohani. Rutinitas ini dinilai mampu menurunkan tekanan kerja dan menjaga kejernihan berpikir.
Sementara Jumpa Berlian—Jumat Bersih Lingkungan dan Pengawasan—diarahkan untuk menguatkan empati sosial dan kepedulian lingkungan. Seluruh jajaran terlibat dalam aksi bersih-bersih serta edukasi tentang pengawasan partisipatif.
“Kami ingin menjadi teladan di masyarakat. Demokrasi yang sehat lahir dari lembaga yang memiliki kepedulian dan integritas,” tambah Vita.
Koordinator sekretariat bawaslu kota pasuruan Prisma Agustian W yang menyebut kegiatan ini telah meningkatkan kekompakan internal. “Program ini menumbuhkan kedisiplinan dan kepekaan. Kami merasakan dampaknya pada kualitas kerja sehari-hari,” katanya.
Di beberapa kesempatan, kegiatan Jumpa Berlian juga menghadirkan tokoh masyarakat, alumni komisioner dan mantan staf Bawaslu untuk berdiskusi terkait isu demokrasi. Dialog tersebut memperluas ruang edukasi sekaligus memperkuat hubungan dengan publik.
Untuk memastikan efektivitasnya, Bawaslu Kota Pasuruan menyusun laporan evaluasi setiap periode. Laporan itu mencakup gambaran umum pelaksanaan, capaian program, kendala, hingga rekomendasi penyempurnaan yang menjadi dasar kebijakan berikutnya.
Pendekatan berjenjang ini memastikan Jumat Sehati dan Jumpa Berlian berjalan konsisten, bukan sekadar slogan kegiatan rutin. Program disusun agar relevan dengan tantangan pengawasan pemilu yang semakin kompleks.
Menutup kegiatan pekan ini, Vita menekankan kembali komitmen jajarannya. “Kami ingin memastikan setiap pengawas bekerja dengan fisik yang sehat, pikiran jernih, dan komitmen tinggi. Inilah cara kami menjaga kualitas demokrasi,” tutupnya.
Melalui langkah tersebut, Bawaslu Kota Pasuruan menunjukkan bahwa budaya sehat dan kepedulian lingkungan dapat menjadi fondasi penting dalam memperkuat integritas penyelenggaraan pengawasan pemilu.
