Samarinda

Barbershop Alami Lonjakan Pelanggan Signifikan Jelang Idulfitri

Teks: Capster Monday Hair Studio, Hendri Purnama Saat Melayani Pelanggan. (Natmed.id/Sukri)

Samarinda, Natmed.id – Tradisi tampil rapi dengan potongan rambut baru menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi industri jasa pangkas rambut di Samarinda.

Salah satu yang merasakan dampak signifikan adalah Monday Hair Studio. Memasuki pekan terakhir Ramadan, barber shop ini melaporkan adanya kenaikan jumlah pelanggan yang sangat signifikan dibandingkan hari-hari biasanya.

Hendri Purnama sebagai satu-satunya capster di Monday Hair Studio, mengungkapkan bahwa peningkatan aktivitas mulai terasa sangat kontras jika dibandingkan dengan awal bulan puasa.

Jika pada awal Ramadan rata-rata pelanggan hanya berkisar antara 7 hingga 8 orang per hari, kini jumlah tersebut telah meningkat lebih dari dua kali lipat.

“Peningkatannya sangat luar biasa, bisa dua kali lipat dari hari biasanya. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir, kami terpaksa menolak banyak pelanggan karena antrean yang sudah sangat penuh dan terbatasnya waktu pengerjaan,” ujar Hendri saat ditemui pada Rabu, 19 Maret 2026.

Guna mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat yang ingin merapikan rambut sebelum mudik atau merayakan Lebaran, Monday Hair Studio melakukan penyesuaian jam operasional.

Barber-nya kini dibuka satu jam lebih awal dan ditutup satu jam lebih lambat dari jadwal normal guna memberikan slot tambahan bagi pelanggan.

Hendri juga menyarankan agar pelanggan memanfaatkan sistem pemesanan jadwal (booking) terlebih dahulu daripada datang langsung (on the spot).

Hal ini bertujuan untuk menghindari kekecewaan akibat antrean panjang yang seringkali membuat pelanggan harus menunggu berjam-jam.

Layanan booking maksimal dilayani hingga pukul 17.00 Wita. Kemudian, operasional dihentikan sejenak pada pukul 18.00 hingga 20.00 Wita untuk memberikan waktu istirahat dan berbuka puasa baginya, dan lanjut lagi hingga jam 23.00 Wita.

Barber yang berlokasi di Bengkuring ini biasanya tutup pada hari Selasa, kini tetap beroperasi penuh demi melayani gelombang pemudik dan masyarakat umum jelang Idulfitri.

Menariknya, Monday Hair Studio menerapkan kebijakan penyesuaian harga khusus mudik yang berlaku mulai H-3 Lebaran.

Namun, Hendri menegaskan bahwa tarif ini bersifat situasional dan hanya menyasar pelanggan baru yang datang langsung tanpa reservasi di hari-hari puncak.

Bagi pelanggan setia atau mereka yang sudah melakukan booking jauh-jauh hari, harga tetap mengikuti tarif normal. Rincian proyeksi penyesuaian tarif tersebut adalah sebagai berikut,

Biasanya barber tersebut menetapkan tarif normal sebesar Rp75.000 dengan pelayanan paket lengkap seperti cuci rambut sebelum dan sesudah pangkas, serta penggunaan produk perawatan seperti hair tonic. Tarif H-3 lebaran Rp100.000 dan tarif H-1 lebaran Rp150.000.

Meskipun sedang diburu waktu Hendri menjamin bahwa kualitas hasil pangkasan tetap menjadi prioritas utama Monday Hair Studio. Estimasi waktu pengerjaan untuk setiap pelanggan tetap dipertahankan pada kisaran 40 hingga 60 menit guna memastikan detail pengerjaan, mulai dari teknik potong hingga layanan tambahan seperti down perm, curly, maupun hair coloring tetap maksimal.

“Kami tetap membatasi jumlah antrean setiap harinya. Kami tidak ingin menurunkan standar kualitas pengerjaan hanya karena mengejar kuantitas pelanggan yang sedang ramai. Detail pengerjaan tetap nomor satu bagi kami,” pungkas Hendri.

Related posts

UPZ Islamic Center Mulai Salurkan Zakat, Tiga Kelurahan Jadi Prioritas Awal

Aminah

2 Cincin Emas dan Uang Rp 5 Juta, Digasak Tetangga Sendiri

natmed

JMSI Kaltim Nilai Wacana Pemindahan Polri ke Kementerian Ancam Gerus Kepercayaan Publik

Aminah