Samarinda

Arus Mudik Terminal Samarinda Seberang Masih Normal

Teks: Aktivitas di Terminal Samarinda Seberang masih terpantau normal pada pertengahan Ramadan, Kamis 5/3/26. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Arus mudik Lebaran dari Kota Samarinda mulai terlihat di Terminal Penumpang Tipe A Samarinda Seberang atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Terminal Banjar.

Namun hingga pertengahan Ramadan, aktivitas keberangkatan penumpang masih tergolong normal dan belum menunjukkan lonjakan signifikan.

Triana, petugas loket karcis di counter perusahaan otobus (PO) yang menaungi PO Samarinda Lestari, PO Pulau Indah Jaya, dan PO Bintang Mas mengatakan jumlah penumpang yang berangkat menuju Banjarmasin saat ini masih relatif sedikit, bahkan lebih lengang dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Kondisinya masih sepi, bahkan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sekarang terasa lebih lengang. Biasanya mulai ramai baru terjadi saat memasuki seminggu sebelum hari raya,” ujarnya saat ditemui di Terminal Samarinda Seberang, Jalan Bung Tomo, Kamis 5 Maret 2026.

Pada jadwal keberangkatan sore hari sekitar pukul 16.30 Wita, misalnya, jumlah penumpang masih berada di kisaran belasan orang. Meski demikian, armada bus tetap beroperasi setiap hari sesuai jadwal.

“Seperti keberangkatan pukul 16.30 Wita, ada 16 orang penumpang tujuan Banjarmasin. Namun berapapun penumpangnya kita tetap berangkat setiap hari,” katanya.

Salah satu faktor yang membuat kondisi terminal tidak terlalu ramai adalah kemudahan pembelian tiket yang kini bisa dilakukan secara digital. Masyarakat tidak perlu lagi datang lebih awal ke terminal untuk mengantre karena tiket dapat dipesan melalui aplikasi.

“Pembelian tiket sekarang bisa melalui aplikasi Pulau Indah Jaya. Jadi masyarakat jauh lebih mudah. Cukup pesan lewat aplikasi, lalu setengah jam sebelum keberangkatan tinggal melakukan check-in di terminal,” jelasnya.

Triana memperkirakan peningkatan jumlah penumpang baru akan terasa mendekati Idulfitri, biasanya sekitar sepuluh hingga tujuh hari sebelum Lebaran. Pada periode tersebut tingkat keterisian kursi bus biasanya meningkat drastis hingga mendekati kapasitas maksimal.

“Biasanya mendekati Lebaran itu penuh, sekitar 30 sampai 40 penumpang. Setelah Lebaran bisa sampai 44 penumpang,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, saat ini telah disiapkan tujuh unit bus reguler yang beroperasi setiap hari. Jika jumlah penumpang meningkat, perusahaan akan menambah armada sesuai kebutuhan.

Bagi masyarakat yang hendak mudik dari Samarinda menuju Banjarmasin, tersedia beberapa pilihan jadwal keberangkatan setiap hari, yakni pukul 10.00, 11.00, 13.30, 14.30, 15.30, dan 16.30 Wita. Apabila terjadi lonjakan penumpang, jadwal tambahan juga akan dibuka pada pukul 17.30 Wita.

“Untuk harga tiket Rp330 ribu. Selain rute Samarinda–Banjarmasin, tersedia juga rute Amuntai–Banjarmasin dan Barabai–Banjarmasin,” tutupnya.

Related posts

Wartawan Ungkap Makna Parsel Lebaran MSI Group sebagai Suntikan Semangat di Garis Depan Pemberitaan

Aminah

Cuaca Buruk, Tujuan Surabaya dan Sulawesi Dilakukan Penundaan Keberangkatan

Febiana

Koperasi BSJ Evaluasi Kinerja 2 Tahun

Febiana