Politik

Ketua DPRD Kaltim Sebut Pengadaan Mobil Dinas untuk AKD Senilai Rp6,8 Miliar Masih Rencana

Teks: Ketua DPRD Kaltim,Hasanuddin Mas'ud Memberikan Keterangan Pers, Rabu,4/3/26 (Natmed.id/Dewi)

Samarinda, Natmed.id— Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, mengatakan pengadaan mobil dinas untuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD), senilai Rp6,8 miliar, masih dalam rencana dan bukan keutusan final.

“Pengadaan mobil dinas bagi AKD DPRD Kaltim itu, masih sebatas rencana dan bukan final, karena harus  dibahas melalui pembahasan anggaran,”ungkap Hasanuddin Mas’ud kepada awak media, Rabu, 4 Maret 2026.

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menjelaskan apabila fasilitas tersebut diperuntukkan bagi unsur pimpinan, maka penggunaannya bersifat kolektif kolegial.

Menurutnya, dalam susunan DPRD Kaltim, terdapat empat pimpinan dewan, empat komisi, serta empat ketua badan yang menjadi bagian dari Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

“Jadi mobil tersebut untuk menunjang operasional seluruh AKD. Kalau untuk pimpinan kan kolektif kolegial, paling tidak ada empat orang pimpinan, komisinya empat, ketua badannya empat” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa rencana tersebut belum dapat dipastikan terealisasi atau tidak, karena masih menunggu proses pembahasan dalam mekanisme anggaran daerah.

“Kalau masalah mobil dinas ini masih dalam pembahasan belum diputuskan karena harus dibahas bersama,”ucapnya.

Lebih jauh, ungkap Hasanuddin, kalau dalam pembahasan tersebut rencana pengadaan disetujui, maka pengadaan akan dilaksanakan sesuai prosedur. Namun jika tidak disepakati, maka rencana tersebut tidak bisa dilanjutkan.

“Perlu kami luruskan dulu masalah mobil dinas bagi AKD. Ini masih rencana. Belum terealisasi, kalau memang tidak diberikan tidak dapat dipaksakan,”ungkap Hasanuddin Mas’ud.

“Masalah mobil dinas yang menentukan Badan Anggaran (Banggar) sama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang membahas. Kalau memang disetujui, ya dikerjakan. Kalau tidak, ya tidak,”sambungnya.

Related posts

Janji Tuntaskan Pemenuhan Air Bersih Bagi Warga, Ini Program Andi Harun-Saefuddin Zuhri

Intan

PDIP Minta Rudy-Seno Lebih Banyak Mendengar

Aminah

Sebab Covid-19, Perbaikan Jembatan di Jalan Pontianak Tertunda

natmed