Ekonomi

Selada Hidroponik Tumbuh Segar di Dam Pleret 1904 Pasuruan

Teks: Anton Junaedi Koordinator Kegiatan (Natmed.id/Sahal)

Kota Pasuruan, Natmed.id — Sejumlah pemuda di kawasan wisata Dam Pleret 1904, Desa Pleret, Pasuruan mengembangkan budidaya selada hidroponik dan memasarkan hasil panen segar langsung kepada pengunjung.

Inisiatif tersebut memanfaatkan area wisata sebagai lokasi pertanian modern sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Sejumlah pemuda tampak sibuk memanen, menimbang, lalu membungkus sayuran hidroponik sebelum dipasarkan kepada pengunjung dan warga sekitar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengembangan pertanian modern di kawasan wisata yang dikenal sejak lama sebagai destinasi air.

Anton, koordinator kegiatan, menjelaskan budidaya ini dilakukan untuk memanfaatkan potensi lahan sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Ia mengatakan selada dipilih karena masa tanam relatif singkat dan permintaan pasar stabil.

Menurut dia, produk dipasarkan seharga Rp6.500 per 250 gram dengan kondisi segar karena dipetik langsung sebelum dikemas. Ia menambahkan kualitas menjadi perhatian utama agar konsumen mendapat sayuran yang layak konsumsi.

Upaya ini dimulai oleh komunitas pemuda setempat yang ingin menghadirkan aktivitas produktif di lingkungan wisata.

“Kami mempelajari teknik hidroponik secara mandiri hingga mampu menghasilkan panen rutin,” kata Anton, Senin 16 Febuari 2026.

Salah satu pembeli, Rina, mengaku tertarik karena produk terlihat bersih dan praktis. Ia mengatakan selada tersebut mudah diolah menjadi lalapan maupun campuran makanan sehat.

Selain dijual langsung di lokasi, pemasaran juga dilakukan melalui media sosial untuk menjangkau konsumen lebih luas. Cara itu dinilai efektif memperkenalkan hasil pertanian lokal kepada masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya menambah daya tarik Dam Pleret 1904, tetapi juga menunjukkan peran pemuda dalam mengembangkan potensi daerah. Anton berharap budidaya tersebut dapat terus berjalan dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Related posts

Ketua JMSI Kaltim Melihat Peluang UMKM dari Kembalinya Villa Kaning Park

Aminah

Teguh Harap Perusahan Media Bantu Pelaku Usaha di Daerahnya

Emi

BPS Kaltim Akan Gelar Survei Besar 2026, Data Kemiskinan hingga IPM Diperbarui

Aminah

Leave a Comment