Pasuruan

Priyanto Juara Lomba Mancing Nila Hari Jadi Kota Pasuruan

Teks: Walikota Adi Wibowo dan Wakil Walikota Nawawi Bersama Pemenang Lomba Mancing Priyanto (Natmed.id/Sahal )

Kota Pasuruan, Natmed.id – Priyanto, warga Bugul Kidul, meraih juara pertama lomba mancing nila yang digelar di Kota Pasuruan, Sabtu 14 Febuari 2026. Priyanto memperoleh ikan dengan bobot terbesar berdasarkan hasil penimbangan resmi panitia.

Kegiatan diawali registrasi pukul 06.00 WIB dan diikuti sekitar 100 peserta. Acara dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa sebelum lomba dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo dengan pelepasan ikan maskot ke kolam lomba.

Adi Wibowo mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan masyarakat sekaligus mendukung sektor perikanan. Ia menyampaikan pemerintah daerah mendorong kegiatan berbasis partisipasi warga.

“Kami berharap kegiatan seperti ini memperkuat kebersamaan dan meningkatkan minat masyarakat terhadap perikanan,” ujarnya.

Perlombaan berlangsung pukul 06.00 hingga 10.00 WIB dengan ketentuan setiap peserta hanya menggunakan satu alat pancing dan satu mata kail. Panitia menetapkan pemenang berdasarkan bobot ikan nila terbesar, bukan jumlah tangkapan, untuk memastikan penilaian berjalan objektif.

Priyanto mengaku mengikuti kegiatan tersebut untuk menyalurkan hobi memancing. Ia mengatakan tidak memasang target menang, namun berusaha memanfaatkan kesempatan yang ada.

“Saya hanya ikut meramaikan dan mencoba keberuntungan. Alhamdulillah bisa mendapatkan hasil terbaik,” ujarnya.

Peserta lain, Muhammad Mukhtar, yang meraih juara kedua, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan lomba. Ia menilai kegiatan berjalan tertib dan transparan. Ia mengatakan proses penimbangan dilakukan secara terbuka sehingga peserta dapat melihat langsung hasilnya.

Panitia kemudian mengumumkan pemenang berdasarkan hasil penimbangan resmi. Selain Priyanto sebagai juara pertama dan Muhammad Mukhtar di posisi kedua, juara ketiga diraih Yohanes Dian. Penyerahan hadiah dan door prize dilaksanakan setelah seluruh proses penilaian selesai.

Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan Mualif Arif menjelaskan seluruh proses penilaian dilakukan terbuka. Ia juga menanggapi adanya kesalahpahaman terkait pendaftaran melalui media sosial yang disebut cepat ditutup. Menurutnya, pendaftaran dihentikan setelah kuota terpenuhi.

“Pendaftaran gratis dan dibatasi 100 peserta, sehingga sistem otomatis ditutup setelah kuota tercapai,” katanya.

Mualif Arif menambahkan kegiatan tersebut akan menjadi agenda pembinaan masyarakat di bidang perikanan. Ia menyebut partisipasi warga menunjukkan tingginya minat terhadap kegiatan produktif berbasis komunitas.

“Kami akan terus mendorong kegiatan serupa untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat,” katanya.

Related posts

Desa Digital Diluncurkan, Pemkab Pasuruan Kenalkan SAPA Warga

Sahal

Pisang Cavendish Pasuruan Ikut Menguatkan Program Makan Bergizi

Sahal

Redam Potensi Konflik Pascapengerusakan Makam, Kapolres Pasuruan Sambangi Pasrepan

Sahal

Leave a Comment